Ciptakan Inovasi Pertanian, Walikota Padangsidimpuan Apresiasi Rumah Pintar Acibu

Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH, memperhatikan tanaman padi Deplot metode padi bercabang-cabang dan Fish Infertility yang dikembangkan melalui program pengembangan masyarakat Acibu Desa Purwodadi Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Selasa (24/12). (Realitasonline / Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN – Realitasonline | Deplot mina padi metode Eme Mardakka-Dakka (Padi Bercabang-cabang) dan Fish Infertility yang dikembangkan melalui program pengembangan masyarakat Rumah Pintar Aku Cinta Ibu (Acibu) Desa Purwodadi Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, mendapat respon positif dari masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan, yang langsung dikunjungi Walikota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH, Selasa (24/12).

Program tersebut dipimpin Dosen Peneliti dari Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) Imelda Sari Harahap, S.Pi, M.Si, yang beranggotakan Dra. Muksana Pasaribu, MA, yang jugaa Rektor UMTS, dan Nurhamidah Gajah, S.Sos, M.AP serta bermitra dengan Founder Rumah Pintar Acibu Ismar Fitriyanthi Ismed, dan Aisyah Mulyana.

Walikota Irsan dalam kunjungannya sangat mendukung metode penelitian tersebut dan ia juga memberikan apresiasi, dengan harapan, muncul peneliti-peneliti hebat dalam menciptakan inovasi-inovasi yang baru di bidang pertanian di Kota Padangsidimpuan.

“ Kalau kita lihat, perbedaan antara metode eme mardakka-dakka ini dengan metode konvensional dari segi pertumbuhan memang lebih tinggi dari padi biasa, apalagi ini menggunakan bibit unggul. Untuk itu diharapkan, metode ini bisa terus dikembangkan, dan dikemas dengan baik sehingga kedepan petani kita bisa menambah produksi, meskipun dengan keterbatasan lahan pertanian yang semakin menyusut, “ ujar Walikota

Walikota menyampaikan rumah pintar Acibu akan di fasilitasi aliran listrik dengan harapan, ditangan Ibu Aisyah dan Ismar, Rumah Acibu mampu memberikan semangat literasi yang mencerdaskan masyarakat Kota Padangsidimpuan.

Sementara, Ketua Penelitian Mina Padi Imelda Sari menjelaskan, Mina Padi adalah suatu bentuk usaha tani gabungan yang memanfaatkan genangan air sawah yang tengah ditanami padi sebagai kolam untuk budidaya yang memaksimalkan hasil tanah sawah, yang targetnya, dapat meningkatkan efisiensi lahan, karena satu lahan menjadi sarana untuk budidaya dua komoditas pertanian sekaligus.

“ Untuk sistem tanamnya, kami menggunakan System Rice of Intensification (SRI), yang merupakan sebuah konsep, metode, cara, teknik untuk meningkatkan produksi padi dengan cara menanam/budidaya padi berdasarkan pada manajeman sistem perakaran yang didukung suplai hara, air, oksigen secara efektif demi terbentuknya anakan maksimal, “ terang Imelda

Penerapan metode SRI di Indonesia sendiri menurut dia bisa meningkatkan produktivitas dari 5 ton/ha menjadi 10 ton/ha, karena selain bertujuan meningkatkan produksi, SRI mendukung pertanian yang berkelanjutan (suistainable agriculture), sehingga input produksi seperti pupuk direkomendasikan menggunakan pupuk organik (baik padat maupun cair).

Rektor UMTS Muksana Pasaribu menyebut sinergitas antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan dengan dunia akademik semakin baik dan berharap ditangan Bapak Walikota, Kota Padangsidimpuan dan UMTS dapat memunculkan figur intelektual dimasa-masa mendatang. (RI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini