Rektor Unimed Dukung Peningkatan Ekonomi Kreatif Masyarakat Terkait Inovasi Paving Blok

Kepala Lab Fak Teknik Unimed DR Sarwa ST MT, Humas Unimed Muhammad Surip SPd MSi, Ketua TPID H Irwansyah, Kabag TU LPPM Unimed Sadlik SPd. (Realitasonline/Ist)

Percut Sei Tuan – Realitasonline | Pengujian batu paving blok Inovasi dari Desa Tembung yang difasilitasi Ketua TPID Percut Sei Tuan H Irwansyah bersama Anggota PLD Ahmad Zuheri Rangkuti telah rampung dilakukan di Laboratorium Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (Unimed).

Rektor Unimed Dr Syamsul Gultom SKM MKes melalui Humas Muhammad Surip SPd MSi, menuturkan satu komitmen Unimed ingin membantu pemberdayaan masyarakat termasuk pemberdayaan masyarakat ekonomi kreatif. Unimed harus hadir ditengah masyarakat, jelasnya kepada Realitasonline diruang kerjanya bersamaan menerima Ketua TPID Kec Percut Sei Tuan H Irwansyah, Kepala Lab Fak Teknik DR Sarwa ST MT dan Kabag TU LPPM Unimed Sadlik SPd, Kamis (26/12/2019).

Sudah ratusan dosen Unimed melalukan aktivitas pengabdian dosen membantu dengan pengadaan mesin-mesin digital seharga ratusan juta rupiah diberbagai Kabupaten/Kota di Sumatera Utara bahkan sampai Sumatera Barat dan Aceh. Semua bantuan bersumber dari pusat melalui Unimed, tutur M Surip.

Bahkan kedepan Unimed mendukung terwujudnya suatu pengabdian masyarakat yang dilakukan di Percut Sei Tuan khususnya di Desa Tembung.

Usulan melalui Ketua Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kec Percut Sei Tuan terkait inovasi Batu Paving Blok akan disampaikan ke pusat, apalagi ini suatu temuan baru. Jadi Unimed komit mendukung aktivitas yang mendukung untuk kepentingan masyarakat, jelas M Surip menambahkan.

Batu paving blok diuji dalam tiga potongan. Dari hasil uji lab batu ini mempunyai hasil yang berbeda satu dengan yang lainnya. Batu pertama mempunya hasil lab 139,440 kg/cm3, batu kedua 95,36 kg/cm3 dan batu ketiga 116,48 kg/cm3. Setelah diambil angka rata – rata diperoleh hasil angka 117,093 kg/cm.

Dekan Fakultas Teknik Unimed melalui Kepala Laboratorium Pengujian Material Teknik Sipil DR Sarwa ST MT didampingi DR Mintoro Priyadi MSi, Ahli Pendidikan Kejuruan dan Staf Teknisi Fanny menjelaskan bahwa untuk inovasi batu paving blok ini adalah merupakan teknologi ramah lingkungan dengan teknologi sederhana menghasilkan produk kelas tinggi atau mutu yang tinggi/kinerja yang tinggi.

Dilanjutkan, khusus sample dari Desa Tembung batu paving blok yang telah diuji dengan menggunakan daya tekanan ke bawah di Lab Unimed dapat diketahui hasilnya masuk kedalam kategori Kelas D (K 50 – 100). Hal ini dapat dilihat dari jenis-jenis paving blok berdasar proses produksi yakni paving blok press manual – diproduksi manual dengan tangan dan termasuk jenis beton kelas D.

Dijelaskan lagi DR Sarwa, berdasarkan klasifikasi paving blok yang diuji ini masuk ke dalam bata beton mutu C artinya dapat digunakan untuk pejalan kaki dan kendaraan ringan seperti sepeda motor dan yang lainnya, bisa digunakan di dalam gang SNI Paving Blok (SNI 03 – 0691 – 1996).

Untuk pengembangan selanjutnya bisa diuji lebih lanjut ke laboratorium yang lain untuk mengetahui kadar kekuatannya sebagai perbandingan dengan uji lab Fakultas Teknik Unimed, tutur DR Sarwa ST MT mengakhiri. (IW)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini