Polres Simalungun Gelar Press Release Kasus Perjudian Samkwang di Hotel Niagara Parapat

Kapolres gelar press release kasus judi Samkuan. (Realitasonline/Syahrian Pulungan)

Simalungun – Realitasonline | Perjudian semakin  marak di Simalungun. Selain judi tebakan nomor yg berhasil diberantas pihak Polres Simalungun, kali ini adalah judi Samkwang atau dadu. Lokasi perjudiannya juga tidak sembarangan tempat, persisnya di ruangan dalam Hotel Niagara Kota Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun.

Atas keberhasilan pengrebekan perjudian di hotel berkelas dikota pariwisata itu, Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu, SIK, MSI menggelar Press Relase di Lapangan Aspol Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar hari Selasa (11/2) sore sekira pukul 17.00 Wib. 

Kapolres didampingi Wakapolres Kompol Ama Khoita, SH, Kabag Ops Kompol Kompol Sri Lestari Widodo dan Kasat Reskrim AKP M. Agustiawan, ST, SIK menghadirkan 11 orang tanahanan yang merupakan tersangka dalam hal tindak pidana perjudian jenis Samkwang atau dadu dan barang bukti.k

Menurut Kapolres, kasus Judi Samkwang yang di tangkap di Hotel Niagara, ada 11 orang yang  ditetapkan sebagai tersangka , dari 11 tersangka  4 orang penyelenggara 3 diantaranya wanita sebagai operator dan 7 orang pemain dengan barang bukti uang tunai Rp52.500.000, dadu, dam batu, mangkok sebagai alat kocok dadu dan spanduk pemasangan. Ketiga orang wanita itu sebagai operator. 

Dikatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di Hotel Niagara adanya permainan judi tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan selanjutnya dilakukan penggerebekan dan benar ditemukan adanya tindak pidana perjudian jenis Samkwang diruang aula dihotel tersebut

‘Kapolres menambahkan Para tersangka tersebut merupakan warga Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dan Kota Tebing Tinggi kemudian dijerat dengan mempersangkakan Pasal 303 ayat 1 ke 1e atau 2e KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara 10 tahun dan denda Rp25.000.000,-

Kami masih melakukan pemeriksaan perihal keterlibatan atau tidaknya Hotel Niagara, “Masalah ada atau tidak ada izinnya masih kita selidiki. Kita juga masih melakukan pemeriksaan perihal siapa penyelenggara perjudian tersebut. Ini kan baru, kami masih terus melakukan pemeriksaan,”kata Heribertus Ompusunggu.

Sebelumnya, Kapolres mengatakan periode tanggal 1 Januari hingga 11 Februari 2020 sebanyak delapan kasus perjudian togel berhasil diungkap Satuan Reskrim dan juga delapan kasus diungkap Polsek jajaran diantaranya, Polsek Bangun, Polsek Panei Tongah, Polsek Purba, Polsek Sidamanik, Polsekta Tanah Jawa dan Polsek Dolok Panribuan masing masing satu kasus serta Polsek Perdagangan 2 kasus. 

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 2 unit sepedamotor, 15 unit Handphone (Hp), uang Rp55.888, 1 lembar kartu ATM, 6 buah buku tulis, 2 buah buku tafsir mimpi, 3 blok buku notes, 7 lembar kertas rekap, 3 buah ball point, 1 lembar karbon, 1 lembar spanduk judin samkwang, 3 buah mangkok dadu keramik, 11 buah dadu, 22 kartu dam batu. (SP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini