Menunggak Listrik Hingga Rp 2,5 M, PLN Putus Arus Listrik Pemkab Karo dan PDAM Tirta Malem

Bupati Karo didampingi Kepala Bappwda dan Kadis PUPR saat berdialog dengan Kepala PLN UP 3 Berastagi. (Realitasonline/dok)

KABANJAHE – Realitasonline | Pemkab.Karo berhutang Rp. 2,5 milyar kepada PLN, akibatnya pihak PLN memutus sambungan arus lustrik. Dampak dari pemutusan tersebut, pasokan air bersih yang dikelola PDAM Tirta Malem menjadi terganggu karena selama ini untuk menggerakkan mesin pompa air PDAM menggunakan arus listrik PLN.

Hal ini terungkap saat Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH didampingi Kepala Bappeda Karo dan Kepala Finas PUPR Karo menyambangi kantor PLN Unit Pelsanaan Pelayanan Pelanggan ( UP3) Berastagi Senin (6/5/2019).

Kepala PLN UP3 Berastagi, Hiro Pardede menjelaskan tagihan rekening listrik yang tertunggak sejak Januari – Mei 2019 sebesar Rp 2,5 millyar termasuk tunggakan PDAM Tirtamalem sebesar Rp 626 juta lebih. Tunggakan sebanyak itu juga menjadi tunggakan beberapa kantor Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPd ) termasuk kantor camat di Kabanjahe. “Akibat tunggakan PDAM Tirta Malem penyaluran air bersih di sekitar Kabanjahe jadi tersendat,” kata Terkelin Brahmana.

Menurut Hiro Pardede, tagihan PDAM Tirta Malem sebesar Rp 626 juta lebih belum dibayar dengan daya 13/345 KVA dengan nomor Idpel 122190081039 selama lima bulan dapat dimaklumi karena rekening konsumen PDAM bisa jadi tertunggak sehingga PDAM kesulitan untuk membayar tagihan listrik.

Lebih lanjut menurut Pardede yang menjadi pertanyaan. terkait tagihan listrik kogol 63 meliputi LPJU, kantor camat, dan rumah dinas SKPD mengingat anggaran untuk rekening lisyrik ditampung di APBD Karo.

Menurut Pardede, kalau tunggakan tidak dibayarkan pihaknya terpaksa mengambil sikap untuk memutuskan sementara sambungan arus termasuk ke kantor SKPD dan rumah dinas.Untuk itu Pardede minta dukungan bupati agar tunggakan Rp. 2.5 milyar segera dibayarkan oleh SKPD dengan batas 20 Mei mendatang.

Selanjutnya, terkait usulan Pemkab Karo tentang pemasangan listrik di Dusun Cerumbu Kec. Mardingding sebanyak 78 tiang dan Desa Amburidi Kec. Kutabuluh 225 tiang sudah dilaksanakan sementara ke Puncak 2000 Kec.Tiga Panah masih dalam proses.

Menanggapi tunggakan tagihan listrik ini, Terkelin Brahmana akan menindaklanjuti dan memerintahkan pejabat terkait melakukan pendataan agar instansi yang menunggak segera melunasi tagihan.

Sementara terkait hutang rekenimg listrik PDAM Tirta Malem, ke depan akan dicicil pembayarannya tapi jaringan listrik supaya dihidupkan kembali agar PDAM Tirtamalem dapat melayani kebutuhan madyarakat akan air bersih tidak terganggu.

Sedangkan akan terrealisasinya pasokan listrik ke Amburidi, Cerumbu dan Puncak 2000, Terkelin Brahmana mengapresiasi direalisasikannya usulan Pemkab dalam rangka sukses pembangun Karo ini. (JP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini