Perusda Pertanian Taput Bukan Distributor Tunggal Pupuk Bersubsidi

TARUTUNG – Realitasonline | Boleh jadi bagi khlayak beranggapan, Perusda Pertanian menjadi distributor tunggal pupuk bersubsidi di wilayah Tapanuli Utara.

Anggapan demikian boleh-boleh saja, mungkin bagi sebagian publik. Realitanya distributor pupuk bersubsidi diwilayah Tapanuli Utara selain Perusda Pertanian, ada UD Nasional di Siborong-borong dan GJS berkedudukan di Balige,terang Direktur perusda Pertanian Taput Jan Piterb Lumbantoruan, Rabu(5/2) kepada Realitasonline.

Direktur Utama Perusda Pertanian Taput Janpiter Lumbantoruan didampingi Bettin Sitompul ketika Realitasonline mempertanyakan penyaluran pupuk bersubsi di Tapanuli Utara.

Dijelaskan, 2 kecamatan yakni Pangaribuan dan Siborong-borong tidak tersentuh oleh Perusda Pertanian dalam hal penyaluran pupuk bersubsidi. Dikedua kecamatan khusus pupuk jenis Urea (Produsen Pupuk Iskandar Muda-PIM) ditangani UD Nasional sedangkan pupuk jenis ZA, SP 36, NPK dan pupuk Organik (Produsen PT Petro Kimia Gresik) ditangani GJS Balige.

Kecamatan yang menjadi tanggunjawab Perusahaan Daerah Tapanuli Utara (Perusda Taput) menyalurkan pupuk bersubsidi disebut Jan Piter, khusus jenis Urea adalah Kecamatan Tarutung, Sipoholon, Siatas Barita, Parmonangan kemudian Kecamatan Pahae Julu, Pahae Jae, Purbatua, Simangumban,

.

 Untuk Kecamatan Adiankoting,Garoga dan Sipahutar,Muara melayani pupuk ZA, SP 36,Ponska dan Organik,urai Jan Piter.

Yang pasti sebut Direktur Perusda Pertanian Taput, UD Nasional dan GJS membuka kios penyalur dikecamatan untuk melayani petani yang membutuhkan pupuk bersubsidi tersebut.

Ditengah diberlakukannya e. RDKK (Elekteri Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok) dan NIK,dimana masing-masing kelompok telah membuat kebutuhan jenis pupuk untuk satu kali musim tanam di dalam e. RDKK dimaksud.

E. RDKK dikirimkan kepada ketiga distributor di Taput (Perusda Pertanian, UD Nasional dan GJS) dasar E. RDKK inilah distributor melakukan penebusan pupuk kepada produsen (Petrokimia dan PIM),terang Jan Piter lumbantoruan.

Perusda Taput melakukan penebusan pupuk bersubsidi diwilayah yang menjadi tanggungjawab sesuai kebutuhan petani yanh tertuang dalam E. RDKK yang ditandatangani PPL dan Ketua Kelompok Tani.

Pernah diberitakan media ini, Kepala Seksi,Bidang Usaha Tani pada Dinas Pertanian Taput, Eva Pasaribu, ada regulasi yang berlaku, yakni surat keputusan Kadis Pertanian tentang alokasi pupuk bersubsidi, dan E RDKK yang ditandatangi PPL dan Ketua Kelompok Tani, harus dikirimkan ke Distributor untuk dasar melakukan penebusan kepada produsen.

Di Tapanuli Utara, sebut Eva, jumlah petani yang terdaftar dan sudah masuk dalam Elektri RDKK  sebanyak 18.614 petani pemilik NIK. “Mereka inilah yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi sesuai yang tertuang dalam RDKK”,tegasnya.

Hal senada disampaikan direktur Perusda Pertanian Taput. Petani yang dilayani oleh kios penyalur adalah mereka yang masuk dalam E. RDKK.

Ketiga distributor pupuk bersubsidi di Tapanuli Utara menempatkan kios penyalur dikecamatan untuk melayani petani yang terdaftar dalam E. RDKK. (MN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini