Mesjid Agung Abdya Diresmikan, Bupati Akmal: Ini Bukan Mesjid Pribadi

Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, menandatangani prasasti dalam peresmian Mesjid Agung yang disaksikan Ustadz Bachtiar Nasir dan sejumlah pejabat lainnya, Selasa (11/2). (Realitasonline/Syahrizal)

Blangpidie – Realitasonline | Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim, menegaskan bahwa Mesjid Agung Abdya bukanlah milik pribadi atau milik Bupati, akan tetapi merupakan milik bersama yang dipergunakan untuk beribadah. Bahkan Bupati Akmal juga meminta kepada pengurus mesjid agar tidak menggembok mesjid. 

Hal itu ditegaskan Bupati Akmal saat memberikan sambutan dalam acara peresmian penggunaan Masjid Agung Abdya yang berlokasi di Desa Seunaloh, Kecamatan Blangpidie. Prosesi peresmian masjid juga dibarengi dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang menghadirkan penceramah kondang dari Jakarta, Ustadz Bachtiar Nasir Lc MM.

“Sudah mejadi kewajiban bersama untuk menghidupkan dan memakmurkan masjid tersebut. Masjid ini milik ummat,  jadi harus dijaga,  dirawat dan dimakmurkan secara bersama dengan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, tujuan dibangunnya masjid tersebut adalah untuk mempersatu ummat Islam. Kendati demikian, menghidupkan dan memakmurkan masjid merupakan paling penting dan menjadi tanggungjawab bersama.

“Saya selaku bupati hanya membangun masjid, sedangkan untuk memakmurkannya merupakan tugas kita bersama,” ungkapnya.
Peresmian masjid dan peringatan kelahiran nabi semakin semarak saat Ustadz Bachtiar Nasir menyampaikan ceramah agama terkait perjuangan Nabi Muhammad SAW serta kisah tauladannya. 

Momentum peringatan maulid Nabi Muhammad SAW harus dapat dijadikan sebagai momentum mengevaluasi diri dari apa yang telah dilakukan selama ini.

Memupuk ukhuwah Islamiyah adalah hal yang penting, sebab saat ini telah banyak serangan yang lahir dengan berbagai kepentingan. Seperti banyaknya aliran atau ajaran yang menyimpang dari Agama Islam, sehingga membuat ummat Islam menjadi terpecah belah.

“Masjid yang megah ini hadir ditengah kita, tentunya tidak terlepas dari kerja keras bupati/wakil bupati serta seluruh masyarakat Abdya. Maka gunakan mesjid itu untuk tempat pemersatu sesama ummat Islam,” paparnya.

Amatan dilapangan, ribuan masyarakat sejak pukul 08.00 mulai memadati kompleks Masjid Agung Abdya. Kemeriahan peresmian masjid dan maulid nabi semakin lengkap disaat seluruh satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) menyiapkan hindangan makanan untuk para tamu yang hadir.

Sedikitnya ada 20 ekor kerbau dan sapi serta kambing yang disembelih pada peresmian Masjid Agung tersebut. Daging ini menjadi menu hidangan utama bagi pengunjung yang dimasak langsung dalam stan masing-masing SKPK. Selain itu juga ada aneka buah-buahan untuk melengkapi kemeriahan kenduri maulid.

Informasi yang diterima wartawan, dalam peresmian mesjid, Ustadz Bachtiar Nasir akan menghadiahkan 5.000 Alquran yang digunakan untuk Mesjid Agung. Selain dihadiri bupati, kegiatan itu juga dihadiri forum komunikasi pimpinan kabupaten (Forkompinkab), Sekda, para asisten, staf ahli, kepala SKPK, Camat dan para tamu undangan lainnya. (ZA) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini