PP PN Siantar Diperiksa Terkait Tudingan Minta Uang Pada Pemohon

P.SIANTAR – Realitasonline | Adanya tudingan panitera pengganti (PP) di Pengadilan Negeri Pematangsiantar berinisial HD yang meminta uang untuk mengabulkan permohonan ganti nama ditolak hakim menjadi heboh. Berita tersebut terbit di salah satu media online.

Gara gara tidak memberikan uang Rp.1 juta untuk hakim, maka permohonan nya ditolak. HD meminta uang Rp.1 juta kepada Ellen Damanik (pemohon) dengan alasan untuk hakim. Pemohon tidak mau memberikan uang karena sudah membayar administrasi melalui PTSP Rp.260 ribu.

Humas Simon CP Sitorus SH yang dikonfirmasi wartawan Selasa (10/9) mengatakan jika HD tidak ada meminta uang. Meski demikian sudah dibentuk tim internal untuk memeriksa terkait isi pemberitaan tersebut. Tim akan memanggil HD dan juga Ellen Damanik.

“Saya tidak tahu hasilnya, karena saya tidak termasuk tim. Tapi hasilnya akan disampaikan kepada ketua Pengadilan”, katanya yang tidak bisa memberikan banyak keterangan terkait tudingan itu.

Seperti informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari salah seorang Nara sumber yang tidak bersedia disebut namanya mengungkapkan, jika pemohon disuruh buat permohonan baru dengan biaya dibayar HD.

Menanggapi hal ini, humas tidak dapat berkomentar dan mengatakan tidak mengetahuinya. Ironisnya, tudingan terhadap HD menjadi heboh dibeberapa pemberitaan.

Seperti diungkapkan salah seorang pengacara yang juga advokat L.Silalahi, pelayanan di pengadilan sudah satu pintu melalui  Pelayanan  Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang artinya semua dilayani melalui PTSP, mengapa masih berani melakukan lobi-lobi. Apalagi meminta uang mengatasnamakan hakim.  (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini