8000 Lebih Penerima PKH di Abdya

Salman Alfarisi saat membuka rapat koordinasi dan sosialisasi PKH. (Realitasonline/Syahrizal)

BLANGPIDIE – Realitasonline | Jumlah penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) tahun 2019 mencapai  8.192 kepala keluarga (KK) penerima manfaat. Angka itu disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Firmansyah ST dalam kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi PKH di aula Bappeda setempat, kemarin.

Berdasarkan data dari Dinas Sosial Abdya, angka penerima manfaat PKH itu jauh menurun jika dibandingkan dengan penerima PKH tahun 2018 lalu yakni sebanyak 9.202 KK dan tahun 2017 mencapai 11.093 KK.

Sementara itu total bantuan untuk keseluruhan penerima manfaat pada  2019 sebesar Rp.32,9 miliar lebih. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya, yaitu Rp.16,8 miliar lebih pada 2018 dan Rp.10,1 miliar lebih tahun 2017.

“Anggaran yang dikucurkan untuk PKH itu berasal dari Kementerian Sosial RI melalui dana APBN,” ungkapnya.

Dikatakan, rapat koordinasi dan sosialisasi PKH ini sengaja diadakan untuk mensinergikan dan menyamakan persepsi tentang program penanggulangan kemiskinan. Dengan dilaksanakan kegiatan ini juga diharapkan dapat mengidentifikasikan potensi masalah dan solusi dalam proses pelaksanaan PKH di Abdya.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Abdya, Salman Alfarisi ST mewakili Bupati Abdya, mengatakan, Pemkab Abdya menyambut baik atas terlaksananya rapat koordinasi dan sosialisasi program PKH tersebut. Dia berharap kegiatan itu bisa memberi pencerahan kepada pendamping mengenai mekanisme, prosedur maupun  ketentuan yang berlaku dalam proses tahapan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat ini nantinya.

Ditambahkan, PKH bertujuan untuk meningkatkan konsumsi keluarga, meningkatkan kualitas kesehatan, meningkatkan taraf pendidikan anak-anak serta merubah prilaku positif peserta PKH terhadap pentingnya kesehatan, pendidikan dan pelayanan kesejahteraan sosial serta memastikan terpeliharanya taraf kesejahteraan sosial.

“Kami menilai dilaksanakannya kegiatan rapat koordinasi dan sosialisasi bantuan sosial PKH sangat strategis karena dapat meningkatkan pemahaman  perangkat  daerah,  pengelola, dan pendamping PKH mengenai kebijakan dan mekanisme  penyaluran bantuan tersebut,” tuturnya dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan unsur Forkompinkab kepala SKPK, Camat, para pendamping PKH, koordinator PKH kabupaten dan unsur terkait lainnya. (ZA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini