Harga Cabe dan Kentang Bertahan Dipuncak

Suasana pasar sayur mayur pajak roga Berastagi sepi pedagang

BERASTAGI – Realitasonline | Petani cabe dan kentang boleh tersenyum sementara petani tomat hanya bisa “urut dada” karena harga penjualan tidak dapat memberikan keuntungan kepada petani tetapi justru sebaliknya memberikan kerugian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari beberapa pedagang verkoper dan petani saat melakukan aktipitasnya di Pasar Sayur Mayur Pajak Roga Berastagi beberapa hari lalu, harga cabe merah sejak beberapa bulan terakhir masih tetap bertahan tinggi dikisaran Rp 50 ribu hingga Rp 65 ribu per kilogram.

Sedangkan harga cabe hijau dikisaran Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogramnya sementara cabe rawit juga masih bertahan pada kisaran harga Rp 45 ribu hingga Rp 50 ribu per kilogramnya.

Selain cabe, harga kentang juga cukup menggairahkan petani karena kentang jenis granola kuning dengan harga sekitar antara Rp 8000 hingga Rp 8500 per kilogram sedangkan kentang merah berkisar Rp 9000 hingga Rp 9500 per kilogram.

Menurut Nd Vika br Sinuhaji (46), penduduk Desa Ajijahe saat ditemui di lokasi menyebutkan harga kedua komoditi sayur mayur tersebut berada dipuncak sudah berlangsung selama tiga bulan terakhir.

Dikatakannya, untuk komoditi sayuran lainnya seperti kubis, bunga kol, brokoli, bawang pre, daun sop, kubis, sayur putih masih tetap bertahan tanpa memperlihatkan kenaikan yang signifikan.

Disebutkan, kubis Rp 1800 hingga Rp 2000 per kilogram, brokoli Rp 1500 – Rp 2000 , bunga kol Rp 2000 – Rp 2500, wortel Rp 2000 – Rp 2500, buncis Rp 7000.

Sedangkan harga tomat anjlok hingga Rp 2000 – Rp 3000 per kilogram sehingga petani tomat banyak yang mengeluh karena dikhawatirkan akan merugi. (JP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini