Polsek Medan Baru Tangkap 2 WNA Myanmar Pemilik Sabu

MEDAN – Realitasonline | Team Pegasus Polsek Medan Baru berhasil menangkap dua pria Warga Negara Asing (Miyanmar) yang kedapatan memiliki narkotika jenis sabudi Jalan Letjen Jamin Ginting Simpang Selayang, Kamis (15/8/2019) pukul 17.00 WIB.

Untuk penyidikan lebih lanjut, bersama barang bukti, 1 plastik kecil berisi sabu seberat 0,20 Gram, 1 kaca pirex, 1 jarum suntik dan Sepeda Motor Honda Vario warna merah BK 5040 AHZ, M. Sopian Alam (31) tinggal di Jalan Plamboyan Raya Tanjung Selamat Medan dan Syaifullah (27) tinggal di Hotel Pelangi Jalan Letjen Jamin Ginting Padang Bulan Medan langsung diboyong ke komando.

Disebutkan, Saat itu Team Pegasus Polsek Medan Baru mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada dua pria naik sepeda motor Honda Vario warna merah baru membeli sabu di Jalan Namo Gajah.

Menerima informasi tersebut, Team Pegasus langsung meluncur ke tempat yang dihunjuk. dan mengikuti kedua pria asing itu sampai ke Jalan Jamin Ginting Simpang Selayang.Pada saat sepeda motor diberhentikan, dan digeledah pria bernama, Syaifulla mencoba membuang 1 plastik kecil transparan les merah berisi sabu, 1 jarum suntik dan kaca pirek. 

Dari pengakuan kedua Warga Miyanmar itu mereka baru saja ‘Belanja’ kepada seseorang di Namo Gajah sehargaRp100.000 dan uang pembeliannya dari Syaifulla. Rencananya satu itu mau dipakai bersama – sama di Hotel Pelangi Jalan Jamin Ginting. 

Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H. Tobing, SH, SIK, MH, melalui Kanit Reskrim Iptu Philips Antonio Purba, SH, MH, ketika dikonfirmasi, Jum’at (16/8/2019) sore membenarkan adanya penangkapan tersebut.

“Benar kedua Warga Miyanmar itu kita tangkap usai ‘Belanja’ sabu dari seseorang di Namo Gajah,” ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Sunggal dan Polsek Percut Seituan.

Kedua tersangka bersama barang bukti lanjut kita serahkan ke Sat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, jelas Philips yang lama bertugas di Sat Brimobdasu. (JH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini