Ketika Istri Jadi Terdakwa Kasus KDRT

Simalungun – Realitasonline | Sepertinya baru kali ini, istri yang jadi terdakwa kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), biasanya suami yang melakukan kekerasan. Tentu saja menjadi suatu hal yang baru di persidangan siang itu, Rabu (14/8) di Pengadilan Negeri Simalungun.

Ramian Situngkir alias Mak Eka (46) warga Simpang Panglong Parik Sabungan Kecamatan Dolok Pardamean dijadikan terdakwa karena menyiramkan air panas kepada suaminya. Jaksa Christianto Situmorang SH menjerat ibu rumah tangga ini dengan  pasal 44 ayat (1) UURI No 23 Tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).                  

Perbuatan itu menurut jaksa dilakukan terdakwa di dalam rumah saksi korban Durrahman Simarmata suami terdakwa, Sabtu 25 Mei 2019 pukul 0.7 00 WIB. Pagi itu terdakwa meminta uang kepada suaminya, untuk biaya membabtis cucu mereka.

Tapi tidak diberi korban dengan mengatakan ” Belum ada uangku nantilah 2 minggu lagi kalau jagung kita sudah panen’, kata korban sambil berjalan masuk ke kamar mandi yang pintunya tidak dikunci. Lalu terdakwa menyiramkan air panas yang baru mendidih ke bagian punggung suaminya sebanyak tiga kali hingga korban mengalami luka bakar di tubuhnya.                  

Suaminya luka sesuai Hasil visum Dr Ruth Imelda  Siagian VER : No 744/446/2019 tgl 28 Mei 2019 di RSU Daerah Tuan Rondahaim P Raya yang menyimpulkan, pundak, lengan  kiri dan dada kiri korban mengalami luka bakar.                  

Atas pertanyaan majelis hakim diketuai Roziyanti SH, Nasfi Firdaus.SH MH dan Justiar SH, terdakwa membenarkan dakwaan jaksa dan tidak mengajukan eksepsi. 

Untuk mendengar keterangan saksi-saksi, sidang ditutup dan dibuka kembali pada Rabu depan. Menurut jaksa Christianto, terdakwa terlihat stress karena mencoba melarikan diri dan menurut pengawal tahanan (Waltah), terdakwa sering teriak teriak di dalam sel. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini