Ocean Ship 2 Terancam Jadi Besi Tua di Dermaga Tapaktuan

15

TAPAKTUAN – Realitasonline | Kapal barang Ocean Ship 2 yang biasa mengangkut semen kantongan dari Padang, Propinsi Sumatera Barat ke Tapaktuan, Aceh Selatan kini terancam menjadi besi tua.
Diketahui selama ini kapal bertonage 675 Gross Ton (GT) yang dikelola PT. Pelayaran Kartika Samudera Indah beralamat Sibolga, hingga Kamis (11/7/2019) masih bersandar di dermaga Unit Pengelola Pelabuhan (UPP) kelas III Tapaktuan.

Imformasi berhasil dikumpulkan dari petugas kelayakan kapal (PKK) UPP III Tapaktuan, Fijar menyebutkan kapal tersebut bersandar pada saat pembongkaran muatan akhir November 2018 lalu. Namun hingga kini kapal tersebut masih ditambat di pelabuhan,” tuturnya.

Padahal  kapal itu sudah habis melakukan pembongkaran semen, tapi sejak itu pula kapal tidak pernah berlayar lagi, katanyai, Kamis (11/7/2019), saat ditemui dikantor UPP, karena kepala kantor Syamsul Arif Hutagalung SE dikabarkan sedang dinas luar.

Sementara itu, Fijar tidak mengetahui pasti penyebab kapal tersebut tidak melanjutkan pelayarannya. Tetapi, sambungnya sesuai dengan jadwal, kapal tersebut harus naik DOK di daerah yang terdekat untuk perawatan, dalam hal ini di Banda Aceh. “Namun sampai saat ini belum dilaksanakan oleh perusahaan yang bersangkutan,” ucapnya.

 Menurut Fijar, keberadaan kapal Ocean Ship 2 yang sandar rapat ke dermaga tidak mengganggu aktifitas bongkar muat pelabuhan karena masih ada dermaga satu lagi, seraya berujar peyandaran kapal ini guna mempermudahkan mobilisasi kebutuhan pokok tiga orang Anak Buah Kapal (ABK) yang menjaga kapal.

Menyangkut biaya sandar terang Fijar, perusahaan yang beralamat di Jl. Sisingamangaraja 475, Kel. Aek Habil, Sibolga itu sebelum kapal ditarik harus membayar jasa tambat sesuai aturan, yakni sebesar Rp.38/GT/hari atau Rp.26.650 perhari sejak  November tahun lalu.

Sejauh ini pihak perusahaan belum bisa dihubungi, karena nomor saluran selulernya tidak ada. (ZU)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini