Expo Ternak se Aceh, Sapi 1,2 Ton Jadi Primadona

15
Salah satu pengunjung ikut memberikan pakan kuda jantan yang dihadirkan dalam ajang expo ternak. (Realitasonline/Syahrizal)

BLANGPIDIE – Realitasonline | Antusias masyarakat sangat tinggi untuk menyaksikan perhelatan expo ternak se Aceh yang ke-10 dan bulan bakti peternakan tahun 2019 di lapangan Pulau Kayu Kec. Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya). Bahkan masyarakat sempat tercengang melihat pertumbuhan sapi dengan bobot 1,2 ton di lokasi expo tersebut.

Expo ternak dari 23 kab/kota itu ramai dikunjungi warga yang ingin menyaksikan 113 ternak dengan ragam jenis sapi Aceh, kerbau, kuda, sapi hasil inseminasi buatan (sapi Bali, Brahman, Brangus, Limousin dan Simental) serta kambing peranakan etawa (PE).  

“Pasca dibuka secara resmi, lokasi expo ternak ini ramai dikunjungi masyarakat. Tidak mesti di siang hari, pada waktu malam lokasi ini juga ramai dengan pengunjung, apalagi ada pentas seni juga ditampilkan,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Abdya, drh Nasruddin ketika sedang memberi makan sapi jantan miliknya yang mencapai bobot 700 kilogram.

Umumnya pengunjung lebih tertarik dengan dihadirkannya 113 ternak tersebut. Dari hal itu, mereka bisa mendapatkan ilmu setiap perbedaan jenis dan bobot ternak, serta keunggulan dari ternak itu.

Pengunjung sangat termotivasi dengan hadirnya peternak dari kab/kota lain yang bisa memberikan informasi program keberhasilan pembangunan bidang peternakan. Kemudian memperkenalkan sumber daya genetik ternak lokal untuk dikembangkan lebih lanjut, termasuk memperkenalkan produk pangan hasil peternakan.

Bagi masyarakat yang memiliki kesenangan beternak dan yang telah memiliki usaha ternak, tentu ajang ini bisa menjadi sebuah rujukan guna mengembangkan usaha mereka dan mendapatkan keuntungan yang lebih dari beternak. 

Meski baru pertama kali dilaksanakan di Abdya, kegiatan ini sangat bernilai penting. Selain menjadi ajang menjalin silaturahmi sesama peternak, juga dapat merespon masyarakat untuk termotivasi agar lebih giat beternak. Kegiatan ini juga bisa menjadi media untuk memacu prestasi para peternak dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Salah seorang pengunjung mengaku sangat tertarik menyaksikan hewan ternak pada expo itu. Bahkan dia juga mengaku baru pertama kali melihat sapi hasil inseminasi buatan dengan bobot mencapai 1,2 ton.

“Banyak ilmu cara beternak yang kita dapatkan di sini. Semoga minat masyarakat untuk beternak akan tumbuh melalui ajang expo ini,” harapnya. (ZA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini