Expo Ternak se Aceh, Abdya Targetkan Swasembada Daging Sapi

13
Muslizar MT (baju hitam) menyaksikan satu ekor sapi dengan bobot 600 kg lebih. (Realitasonline/Syahrizal)

BLANGPIDIE – Realitasonline | Sebanyak 113 ekor ternak ikut memeriahkan bulan bakti peternakan tahun 2019 yang berlansung di lapangan bola kaki Desa Pulau Kayu Kec. Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya). Penghelatan Expo Ternak se Aceh ke-10 itu berlansung sejak Kamis (11/7/2019) hingga Minggu (14/7/2019).

Kepala Dinas Peternakan Aceh, drh Rahmandi MSi mengatakan jenis ternak yang diperlombakan berupa sapi Aceh, kerbau, kuda, sapi hasil inseminasi buatan (sapi Bali, Brahman, Brangus, Limousin dan Simental) serta kambing Peranakan Etawa (PE).

Disamping perlombaan ternak, dalam expo tersebut juga memperlombakan pameran pembangunan peternakan, asah terampil, lomba burung berkicau dan jalan santai. “Expo Ternak ini diikuti 23 kab/kota se Aceh dengan jumlah ternak sebanyak 113 ekor,” ungkapnya.

Tujuan kegiatan ini, lanjut Rahmandi, untuk memotivasi petani peternak dan memberikan informasi program keberhasilan pembangunan bidang peternakan. Kemudian memperkenalkan sumber daya genetik ternak lokal untuk dikembangkan lebih lanjut. Disamping itu, termasuk memperkenalkan produk pangan hasil peternakan.

Untuk pameran pembangunan peternakan hanya diikuti 15 kab/kota yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan, lembaga pendidikan/asosiasi umum dan perusahaan bidang peternakan UMKM/kuliner. Selanjutnya pada lomba asah terampil diikuti 20 kab/kota.

“Kalau untuk kicau burung ada dari kab/kota, bahkan ada juga yang dari luar Aceh. Sementara kegiatan jalan santai akan diikuti seluruh peserta dan panitia kegiatan bulan bakti peternakan termasuk masyarakat umum,”  sebutnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya Muslizar MT mengucapkan terimakasi kepada peserta dari 23 kab/kota yang telah memberikan kepercayaan terlaksananya kegiatan bulan bakti peternakan tahun 2019 di bumoe breuh padee sigupai (gelar Abdya).

Muslizar berharap kegiatan tersebut memberikan kontribusi positif dalam menunjang sektor peternakan kabupaten khususnya dan provinsi Aceh umumnya. “Semoga para peserta dan tamu undangan yang hadir di Abdya bisa mendapat kesan baik selama kegiatan ini,” sambutnya.

Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan, selain menjadi ajang menjalin silaturahmi sesama peternak, juga dapat merespon masyarakat untuk termotivasi agar giat beternak dan jangan terpikir beternak tidak mampu menghasilkan.

Lomba kontes ternak tingkat Propinsi Aceh juga bisa menjadi media untuk memacu prestasi para peternak dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Tentunya ini sebagai promosi bagi daerah kita kepada daerah lain,” tuturnya.

Disisi lain, Muslizar juga mendukung program pemerintah tentang pencapaian swasembada daging sapi. Program ini merupakan salah satu dari lima program swasembada yang dicanangkan pemerintah pusat khususnya dari sektor pertanian padi berkelanjutan, jagung, kedele, gula konsumsi dan terget terakhir swasembada daging sapi.

“Maka dari itu, kami mengajak kepada kita semua,  mari dengan kesungguhan hati merespon dan mensukseskan program pencapaian swasembada daging dan swasembada pertanian lainnya untuk kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Amatan dilapangan, kegiatan pembukaan expo ternak itu juga dihadiri, Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK, Dandim 0110/Abdya Letkol Arm Iwan Aprianto SIP, Kajari Abdya Abdur Kadir SH MH, Ketua DPRK Abdya Zaman Akli, Ketua MPU Abdya Tgk M Dahlan, Kepala Pengadilan Negeri Abdya Zulkarnain SH MH, Kepala Mahkamah Syar’iah Blangpidie Amri Salim, Sekda Abdya Drs Thamren, para Asisten, Kepala SKPK dari 23 kab/kota dan para tamu undangan lainnya.

Expo ternak ke 10 itu juga dibuka dengan penyerahan piala bergilir dari Gubernur Aceh kepada Wakil Bupati Abdya yang sebelumnya sempat berada di Kab. Aceh Tenggara. (ZA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini