Diduga Akibat Persoalan Keluarga, Seorang Pria Tewas Dibacok Iparnya

9
AKP Zulfikar bersama petugas medis saat memeriksa dan mengevakuasi jenazah korban pembunuhan di Desa Mananti, Ujung Batu. (Realitasonline/ist)

PALUTA – Realitasonline | Seorang pria bernama Rinto Harahap (27) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam toko grosir miliknya. Korban diketahui tewas dibacok oleh abang iparnya sendiri Tamba Nasution (38) yang diduga akibat persoalan keluarga. Peristiwa ini terjadi di Desa Mananti Kec. Ujung Batu,  Padanglawas Utara (Paluta) sekira pukul 09.30, Jumat (12/7/2019).

Salah satu warga Uwan Harahap didampingi Mulia Hasibuan dan Monang Hasibuan mengatakan saat itu mereka sedang berada di warung kopi di sebelah rumah dan toko grosir milik korban.
Saat itu mereka melihat pelaku keluar dari rumah korban dan juga memberitahukan kepada pengunjung warung kopi bahwa pelaku sudah melakukan pembunuhan dan terus berjalan menuju rumahnya yang berjarak 70 meter dari rumah korban.

“Pelaku sempat ngomong madung hubunuh ia (sudah ku bunuh dia),” kata saksi mata bermarga Harahap itu menirukan ucapan pelaku.
Setelah mendengar pengakuan pelaku, mereka langsung masuk ke dalam toko grosir dan menemukan korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi dengan posisi telungkup di lantai bersimbah darah dan potongan tangan kiri ditemukan di atas meja.

Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar menceritakan kronologis kejadian sekira pukul 10.00 didapatkan informasi tentang adanya kejadian pembunuhan di Kec. Ujung Batu, Paluta.

Mendapat informasi itu, pihaknya langsung berangkat ke tempat kejadian perkara (TKP) dan setelah sampai di TKP benar telah terjadi pembunuhan terhadap seorang laki-laki yang bernama Rinto Harahap (27) yang kondisinya saat itu telah terkapar didalam toko grosir milik korban.

Pada tubuh korban ditemukan ditemukan luka robek di kepala, luka robek di leher dan juga luka robek di punggung. Selain itu juga telah terjadi luka robek di bahu kiri dan tangan kiri terputus. Sedangkan barang bukti kejahatan yang disitu petugas berupa sebilah egrek dengan tiang kayu sepanjang satu meter dan pakaian milik pelaku yang sudah di penuhi bercak darah. 

“Sudah dilakukan olah TKP dan identifikasi dan barang bukti nya juga sudah diamankan,” katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim AKP Alexander Piliang membenarkan adanya kasus tindak pidana pembunuhan di Ujung Batu. 

Tambahnya, identitas pelaku juga sudah diketahui dan dibantu personil Polsek Padang Bolak, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang usai melakukan kejahatan langsung melarikan diri. “Iya benar, saat ini petugas sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” pungkasnya. (AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini