Pemilik Warung dan Pemain Jackpot Dituntut 7 & 6 Bulan

10

SIMALUNGUN – Realitasonline | Dua pemain judi jeckpot Ariadi (37) dan M Irwan Sinaga (44), masing-masing dituntut 6 bulan penjara dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani. Sedangkan pemilik warung dan juga pemilik mesin jeckpot Paijan als Pak Ratih (44), dituntut 7 bulan.

Tuntutan jaksa Juna Karo-Karo SH dibacakan dalam persidangan terbuka untuk umum di ruang Candra, Rabu (10/7) pengadilan negeri Simalungun. Para terdakwa dipersalahkan melanggar pasal 303 (1) ke-2 KUH Pidana.

Ketiganya warga yang sama di jalan H Ulakma Sinaga Rambung Merah Kecamatan Siantar, ditangkap polisi M Syarif dan Hengky B Siahaan dari warung Pak Ratih pada Sabtu, 16 Maret 2019 pukul 13.30 wib. Sedangkan 1 pemain lainnya Bagol berhasil melarikan diri.

Dari para terdakwa disita barang bukti (BB), 2 mesin jeckpot, 140 coin dan uang Rp 204.000.- Menurut dua pemaian Ariadi dan M Irwan, mereka membeli voin dari terdakwa Pak Ratih.
Lalu coin tersebut dimasukkan ke mesin jeckpot, jika beruntung akan mendapat koin 2 kali lipat. Misalnya pemain memasukkan 5 coin dan memilih salah satu gambar yang ada di mesin jeckpot. Mesin akan berputar sesuai lampu, jika pilihan tepat maka akan mendapat 10 koin, begitulah cara permainan judi yang bersifat untung-untungan itu.

Para terdakwa meminta agar majelis hakim pimpinan A Hadi Nasution SH MH meringankan hukumannya. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. 

Demikian nota pembelaan yang disampaikan para terdakwa, atas tuntutan jaksa Juna SH. Untuk pembacaan putusan, persidangan dibantu panitera Dedi Tambunan SH ditundada satu Minggu. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini