Georgetown Specialist Hospital di Penang Tawarkan Biaya Kesehatan yang Terjangkau bagi Pasien Internasional

Chow Kon Yeow dan Datuk Dr Liong Men Long didampingi sejumlah pejabat Penang saat meresmikan GSH. (Realitasonline/ist)

PENANG – Realitasonline | Kepala Menteri Penang  Chow Kon Yeow meresmikan rumah sakit Georgetown Specialist Hospital (GSH) di Penang, Malaysia. Rumah sakit internasional di negeri tetangga ini menawarkan fasilitas dan pelayanan kesehatan bagi pasien internasional dengan harga terjangkau.

Rumah sakit yang dilengkapi dengan alat kesehatan yang super canggih ini juga memiliki dokter-dokter ahli di bidangnya, antara lain Dr Christopher Lee T, Nephrologist and Physician Consultant, Dr Ng Kwee Tek, Women Health Consultant, Dr Tan Boon Cheong, Ortopaedic and Trauma Surgeon Consultant, Dr Lee Choon Kin, Gastroenterologist, Heparologist Consultant and Physician, Dr Tai Lee Siang, General Surgeon Consultant, Datuk Dr Liong Men Long, Urologist Consultant.

Peresmian rumah sakit GSH Penang ini dihadiri sejumlah pejabat Pulau Penang, antara lain Dr Afif Behardin, pejabat negara bagian Penang untuk bidang pertanian, industri pertanian, pengembangan kesehatan dan pedesaan, Soon Lip Chee, pejabat bidang pemuda dan olahraga, Ramkarpal Singh, anggota parlemen Malaysia (Bukit Gelogor), Dato’ Narenasagaran Thanaveloo, Kepala Polisi Penang, Dr Mary Ann Harris, Ketua Pusat Wisata Medis Penang, dan Eddy Virgo, Ketua Perwakilan Pemko Medan.

Berdasarkan data Penang Global Tourism 2018, Penang menerima 375.235 turis medis dan memberikan kontribusi pendapatan sebesar RM568 juta. Tahun lalu, Malaysia meraup RM1,5 miliar dari 1,2 juta turis medis, dengan kontribusi pendapatan dari Penang sebesar 37,87%.

Kepala Menteri Penang Chow Kon Yeow berharap GSH dapat membantu meningkatkan posisi Penang sebagai pusat wisata kesehatan dan pengobatan Malaysia.

“Pemerintah negara bagian bercita-cita untuk terus menjadikan Penang lokasi yang ideal untuk wisata medis. Untuk mencapainya, kami  memanggil penyedia layanan kesehatan untuk terus meningkatkan kualitas perawatan pasien dan meningkatkan fasilitas medis untuk kepentingan masyarakat,” kata Chow saat Grand Opening Ceremony GSH di Goergetown, Penang, Sabtu (6/7/2019).

GSH menawarkan pelayanan spesialis, mulai dari penyakit dalam dan nefrologi, ortopedi dan  tulang belakang, gastroenterologi dan hepatologi, bedah umum dan endoskopi, hingga urologi.  
Direktur GSH Datuk Dr Liong Men Long mengatakan pelayanan tersebut diberikan dengan harga yang terjangkau.  

“Kami mencoba menawarkan biaya pelayanan 10%—20% lebih murah dibandingkan dengan rumah sakit lain,” paparnya.
Penawaran pelayanan dengan harga terjangkau tersebut, lanjut Liong, ditunjang oleh teknologi yang efisien seperti penggunaan 3D Laparoscope untuk operasi kanker prostat, batu ginjal, dan lainnya. Liong menuturkan penggunaan 3D Laparoscope lebih murah dibandingkan operasi robotik. Dengan 3D Laparoscope, biaya operasi kanker prostat hanya berkisar antara RM20.000—RM30.000 (sekitar Rp69 juta—Rp103 juta), sedangkan dengan sistem robotik biayanya dapat mencapai RM70.000 (sekitar Rp241 juta).

Selain itu, kata Liong, GSH juga menggaransi organ pasien yang mendapat tindakan dapat berfungsi normal seperti sedia kala. “Misalnya, pasien kanker prostat takut setelah operasi tidak bisa ereksi atau kencing bocor.  Namun, 3D Laparoscope dapat mencegah ancaman merusak jaringan saraf untuk ereksi atau kencing bocor,” katanya.

Saat ini, GSH baru dilengkapi dengan 20 tempat tidur pasien 2 tempat bedah, dan 1 ICU.  Dalam 4 tahun ke depan, GHS akan melakukan ekspansi secara bertahap. Pada 2022, GHS akan memiliki 300 tempat tidur pasien serta 100 kamar lain yang dapat digunakan keluarga pasien yang berasal dari luar negeri.

Setelah merampungkan ekspansinya, GSH ditargetkan mampu menampung 10.000—50.000 pasien per bulan. Liong menargetkan pasien asal Indonesia dapat mencapai 50% dari total pasien GSH.
Sementara itu Ketua Persaudaraan Masyarakat Indonesia (Permai) Pulau Penang yang juga perwakilan Pemko Medan, Eddy Virgo mengapresiasi diresmikannya rumah sakit baru bertarap internasional.
Eddy juga tak sungkan-sungkan memperkenalkan wisata Kota Medan, Sumatera Utara, lewat beragam kenangannya bersama keluarga. (AY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini