Bupati Karo: Kecamatan Tiganderket Capai Cakupan Administrasi Kependudukan

19
Bupati Karo bersama para peserta sosialisasi administrasi kependudukan dan nara sumber photo bersama. (Realitasonline/dok)

KABANJAHE – Realitasonline | Dalam rangka melengkapi administrasi kependudukan para pemangku jabatan terkait diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dengan memanfaatkan teknologi informasi sehingga cakupan kepemilikan administrasi kependudukan terpenuhi.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana,SH saat pembukaan acara sosialisasi kebijakan Kependudukan tahun 2019 yang berlangsung Senen (24/6) di Hotel Sinabung Hill Berastagi. 

Dikatakan, dengan terselenggaranya kegiatan maka nantinya akan menambah pemahaman aparatur yang melayani administrasi kependudukan sekaligus sebagai sosialisasi tentang kebijakan penanganan kependudukan.

Terkelin mengapresiasi keberhasilan Kecamatan Tiganderket yang telah berhasil mencapai cakupan admi istrasi kependudukan terkhusus bidang akta kelahiran yang sudah mencapai target.

Ketua Panitia , Rismawati, SE dalam laporannya menjelaskan tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut untuk peningkatan kualitas aparatur dalam pelayanan adminitrasi Kependudukan dan pemanfaatan data adminitrasi Kependudukan terkait perjanjian kerjasama dengan perangkat daerah yang telah terlaksana. 

Disampaikan, kegiatan ini, dilaksanakan selama 3 (tiga) hari sejak 24-26 Juni 2019, dengan materi terdiri dari kebijakan dibidang pendaftaran penduduk, pelayanan penerbitan dokumen identitas penduduk dan kebijakan teknis Pencatatan Sipil.

Sedangkan peserta sebanyak 182 orang, terdiri dari 7 dinas, 1  kantor, 1 direktur RSU, 17 camat, 13 ASN dari dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Karo, dan 143 orang kepala desa dan lurah di kab. Karo.

Lebih lanjut Risnawati menambahkan, sesuai data cakupan kepemilikan  akta kelahiran usia o (nol) sampai 18 (delapan belas) tahun, masih banyak kecamatan berpersentase rendah yakni 9,13 % – 18,17 %, kecuali Kecamatan Tiga nderket yang melampaui cakupan kepemilikan akta 0-18 tahun.

Dalam kesempatan itu, Kasubdit Pengelolaan Dokumen Pendaftaran Penduduk Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Dalam Negeri Indonesia, Dra Wiwik Rodo Sri Rejeki MAP menyampaikan rasa terimakasih atas kedatangannya  dan telah diberikan waktu, untuk dirinya berbagi informasi. 

Menurut Wiwik Roso seiring perkembangan era modern ini, dalam penerapan tanda tangan digital pada dokumen Kependudukan bakal dilaksanakan. Penggunaan tanda tangan digital ini dapat digunakan untuk melakukan proses perbaikan mesin pembuat dokumen Kependudukan.

Untuk itu segala surat yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karo nantinya jika sudah diterapkan seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perceraian, dan Akta Pengesahan Anak, semuanya akan menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE) dengan menggunakan barcode atau sandi yang diberikan oleh Lembaga Sandi Negara nantinya.

Ditambahkannya, dengan layanan baru ini, dokumen disetujui tidak lagi tergantung pada pimpinan seperti kepala dinas. Sebab akta kelahiran atau KK baru bisa ditandatangani dari jarak jauh atau di luar kantor. Tanda tangan kepala dinas cukup dibuat di telepon seluler, tablet atau gadget lainnya.

“Setelah dibubuhi tanda tangan resmi, maka pemohon layanan kependudukan dapat memesan sendiri kartu-kartu tersebut. Ini membuat layanan semakin mudah dan cepat”, tegas Bupati. (JP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini