Sekda Aceh Selatan: Tegakkan PP ASN, Siapapun Yang Bersalah Tetap Di tindak

44
Sekda Aceh Selatan, H. Nasjuddin, SH, MM berikan arahan kepada ratusan PNS dan tenaga honorer yang coba mengangkangi PP 53 tahun 2010 tentang ASN. (Realitasonline/Zulmas)

TAPAKTUAN – Realitasonline | Sebayak 200 orang lebih Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun honorer dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Selatan, yang melanggar aturan diberikan sanksi yang setimpal.

Sebagaimana Pegawai Negeti Sipil (PNS) yang tidak masuk kerja pada tanggal 31 Mei, 01 Juni dan 10 Juni 2019 pasca Idul Fitri 1410 H, akan berikan sanksi pemotongan Tunjangan Khusus (TC) 50 persen.

Sedangkan yang non PNS atau honorer, akan diberikan sanksi lain berupa peringatan, kata Sekda Aceh Selatan, H. Nasjuddin, SH, MM, saat mengapelkan kembali 200 orang lebih PNS dan non PNS (Honorer) di halaman Kantor Bupati Aceh Selatan, jalan T. Ben Mahmud Tapaktuan, Senin (24/6/2019) pagi.

“Untuk para honorer kita akan berikan sanksi berupa pembinaan, karena mereka tidak mempunyai TC seperti PNS,” pungkasnya.

Sanksi tersebut, jelas Sekda Nasjuddin, telah sesuai dengan peraturan pemeritah nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin ASN.

“Kita bukan melihat tiga hari penuh mareka tidak hadir, tapi itu sama. Artinya tanggal 31 Mei itu hari terjepit sama bobotnya kita nilai dengan tanggal 1 dan 10 Juni 2019,” ucap Sekda Nasjuddin.

Nasjuddin, lebih lanjut menegaskan, sanksi ini tidak ada istilah kedekatan dengan pimpinan, baik bupati, wabup, sekda, asisten dan SKPK. Di peraturan pemerintah nomor 53 tahun 2010 tentang ASN sudah sesuai dan jelas, tegasnya lagi.

Ia mengharapkan kepada baik PNS maupun non PNS/honorer, bertugaslah dengan baik dan ikuti aturan yang sudah ada. Hal ini termasuk kepada honorer juga sama tugasnya, akhir sekda dalam arahan apel khusus itu.

Menurut amatan pada apel khusus tersebut, yang diberikan sanksi bukan staf biasa saja atau honorer, juga terdapat pejabat eselon III dan IV. (ZL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini