Oknum PNS Nekat Curi Kotak Infaq Untuk Biaya Sekolah Anak

24
Terdakwa disidang PN Simalungun. (Realitasonline/Rahayu)

SIMALUNGUN – Realitasonline | NS (43) oknum PNS Kantor Camat Siantar, tinggal di Kampung Moho Silulu, Kecamatan Jawamaraja Simalungun, didakwa mencuri kotak infaq berisi uang Rp 1, 2 juta diadili di sidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (13/6).     

Pencurian itu menurut jaksa Ade Jaya Ismanto SH dilakukan terdakwa pada Senin 25 Maret 2019 pukul 10.00 WIB di Masjid Al Hidayah kampung Timbaan Nagori Maligas Tongah Kabupaten Simalungun. Terdakwa dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 BK 5763 TAK, datang ke masjid sudah membawa  sebuah obeng yang sudah disiapkannya.

Lalu mencongkel kotak infaq dan mengambil isinya yakni uang Rp 1. 226.000, dan memasukkannya ke dalam bagasi sepeda motornya. Naas bagi terdakwa perbuatannya dilihat oleh saksi Wagiman, Ariadi dan juga Suratman. 

Terdakwa ditangkap warga setempat dan ia mengaku terpaksa mencuri karena gaji di kantor sudah tinggal Rp 400 ribu per bulan karena terlilit hutang di Bank BNI. Uang tersebut akan digunakan untuk keperluan anak sekolah. Jaksa menjeratnya dengan pasal 363 ayat (1) KUHP.      

“Saya kewalahan mau bayar uang sekolah anak saya paling besar SMA dan tiga lagi SMP dan SD”, ucap terdakwa dengan nada lirih saat memberi keterangan di sidang siang itu               

Tiga saksi juga senada mengucapkan kalau antara terdakwa dan pengurus masjid sudah saling memaafkan. “Kami sudah berdamai bu hakim”, ucap saksi Suratman.                   

Meski sudah berdamai dan para najir Mesjid telah memaafkannya, tampaknya dengan hukum belum bisa berdamai. Terdakwa tetap ditahan sampai vonis hakim dibacakan.

Untuk mendengar tuntutan jaksa, majelis hakim  Novarina Manurung SH, Aries Ginting SH dan Roziyanti SH menunda persidangan hingga sepekan. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini