Bupati Karo Buka Lomba Senam Lansia

16
Bupati Karo foto bersama para peserta lomba senam lansia. (Realitasonline/dok)

KARO – Realitasonline | Olahraga senam merupakan faktor pendukung kesehatan. Oleh karenanya pergerakan dengan berolahraga menjadi kegiatan yang diperlukan manusia termasuk lanjut usia (lansia).

Hal tersebut disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana SH dalam bimbingan dan pengarahannya saat pembukaan perlombaan senam lansia yang berlangsung Jumat kemarin di Jambur Ndokum Siroga Simpangempat Kec. Simpangempat.

Dikatakan, lansia tetap memerlukan pergerakan tubuh dan jika  aktif bergerak dan berolahraga diyakini akan lebih sehat dan memiliki resiko yang lebih kecil terhadap penyakit kronis. 

Disamping itu katanya menambahkan, lansia yang aktif bergerak juga lebih sedikit menderita gangguan kognitif, fungsi fisik, dan mentalnya juga masih terbilang baik ketimbang yang jarang olahraga. 
Dengan melaksanakan senam lansia yang dapat menjadi sumber kegembiraan berarti sekaligus menjadi obat untuk mampu tetap tersenyum sehingga kelihatan tetap awet muda walaupun usia sudah di atas 50 tahun.

Lebih lanjut Terkelin, mengajak para lansia untuk memanfaatkan senam lansia ini sebagai salah  satu latihan fisik yang dapat membakar kalori dan melatih otot jantung. Meski namanya senam lansia, olahraga yang satu ini ternyata juga sesuai untuk usia berapa pun.”Hasilnya lansia sehat, kuat, mandiri dan produktif, ini yang kita dambakan semua,” tandasnya. 

“Pesan saya, berlombalah senam lansia namun jaga faktor keamanan diusia lansia ini , tujuan utama kita bukan mendapatkan hadiah namun tujuan utama adalah kesehatan, walaupun ada hadiah yg disiapkan panitia,” imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Karo, Cory Seriwaty br Sebayang secara senada menambahkan kegiatan senam lansia ini adalah senam yang memiliki gerakan dan kecepatan yang lebih lambat dibandingkan dengan senam aerobik.

Kadispora, Robert Billy Perangin-angin selaku penyelenggara lomba senam lansia dilaporkan diikuti oleh peserta  dari 16 kecamatan se-Karo. Perlombaan ini dibagi menjadi 51 regu, setiap satu regu berjumlah 12 orang, untuk ditampilkan dan berlomba, selanjutnya akan dinilai dewan juri yang disediakan panitia untuk menilai peserta lomba.

Robert menambahkan kepada para pemenang akan diberikan hadiah yakni, juara I Rp 5 juta dan juara II Rp 4 juta, sedangkan juara III Rp 3 juta. Dana ini bersumber anggaran APBD Karo tahun 2019.
Selain itu panitia tetap memberikan hadiah bagi pemenang juara harapan I, II dan III. “Totalnya kita samakan nilainya yaitu sebesar Rp 5 ribu,” imbuhnya.

Turut hadir pada acara tersebut, Kadis Kesehatan drg. Irna Safrina Meliala, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak, dr Hartawaty Br Tarigan, Kadis Sosial, Benyamin Sukatendel, Kadis Perijinan, Susi Iswara Br Bangun, Kadis Perindang, Almina Br Bangun, camat Simpang Empat, Amsah Perangin-angin, Kabag Humas- Protokol Setdakab Karo, Drs Djoko Sudjarwanto, para Muspika Simpang Empat. (JP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini