Aripay: Proyek BKP di Labuhanbatu dan Labusel Kurang Tepat Sasaran

19
Anggota DPRD Sumut Aripay Tambunan bersama anggota DPRD Sumut lainnya saat Sidak terhadap proyek BKP di Labuhanbatu Raya, (foto/ist)

MEDAN – Realitasonline | Anggota DPRD Sumut Aripay Tambunan menyayangkan proyek yang menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Sumut di Kabupaten Labuhanbatu dan Labusel (Labuhanbatu selatan) kurang tepat sasaran.         

“Selain OPD Pemprovsu yang mempunyai program di Labuhanbatu raya ada juga Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) di masing masing kabupaten. BKP di Labuhanbatu senilai Rp22 M, Labusel Rp7 M dan Labura Rp10 M belum berjalan secara optimal,” kata Aripay kepada wartawan, Minggu (16/6)  usai kunjungan kerja (Kunker)  ke dapil VI Labuhanbatu Raya tentang pelaksanaan proyek anggaran tahun 2018. 

Khusus untuk proyek yang bersumber dari BKP, lanjut Aripay, pihaknya sangat menyayangkan penggunaan anggaran belum berjalan secara optimal dan kurang tepat sasaran. walaupun anggaran itu bersumber dari APBD Pemprovsu tahun 2018, tapi kewenangan penggunaannya ada di kabupaten/kota.

“Ada beberapa kejanggalan, bahwa usulan awalnya BKP tersebut di tempat tertentu, namun pada pelaksanaannya dipindah ke tempat lain,” ungkap Ketua FPAN DPRD Sumut itu.         

Seyogianya, katanya lagi, usulan harus sejalan dengan pelaksanaan. Namun yang terjadi, berbeda usulan dengan tempat pelaksanaannya. “lebih parah lagi di Labura, dana BKP Rp10 M yang harusnya diperuntukkan kepada jalan namun pelaksanaan nya dipecah, selain kepada jalan juga untuk pengairan,” ungkapnya lagi.            

Bahkan, lanjutnya, malah di Labura ada 10 (sepuluh) paket pekerjaan yang dilakukan penunjukan langsung, karena nilai per paket Rp200 juta. jika BKP dari Pempropsu itu digunakan untuk yang prioritas maka jalan menuju Kualuh Ledonglah yang seharusnya lebih diutamakan, karena Jalan ke Kualuh Ledong, sangat memprihatinkan harusnya diutamakan demi keadilan dan pemerataan pembangunan.

“Ke depan khususnya anggaran tahun 2020 yang APBD-nya sebentar lagi akan dibahas, haruslah diutamakan untuk daerah pinggiran dan pedalaman,” tambahnya. (Rmi)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini