RSUD dr Yulidin Away Tapaktuan Tak Miliki Ruang Jenazah

20

TAPAKTUAN – Realitasonline | Pasca perluasan pembangunan gedung rumah sakit umum daerah RSUD dr Yuliddin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan  sejak satahun terakhir ini  rumah sakit milik pemerintah bertipe “C”  tidak memiliki fasilitas ruang jenazah.

Bila dilihat kondisi lemari tempat  penyimpanan jenazah di RSUD dr Yuliddin Away Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan, merupakan lemari pendingin yang digunakan sebagai tempat penyimpanan jenazah, hanya diletakkan begitu saja di koridor rumah sakit yang lokasinya tak jauh dari ruangan rawat inap pasien.

Yang sangat Ironisnya lagi mesin pendingin jenazah yang menjadi salah satu fasilitas penunjang pelayaan rumah sakit tersebut juga tidak berfungsi dan banyak barang–barang rongsokan dan yang gitu kotor.

Hal tersebut sudah berlangsung sekitar satu tahun lebih pasca perluasan pembangunan rumah sakit yang dijadikan sebagai rumah sakit regional wilayah Barat Selatan-Aceh.

Direktur rumah sakit Haji Yuliddin Away  Tapaktuan dr Erizaldi, M.Kes. Sp.Og dihubungi Senin (17/6/2018) mengatakan untuk kedepanya  pihaknya akan mencarikan ruangan untuk instali jenazah sementara.

Menurut salah satu keluarga pasien dengan tidak adanya fasilitas kamar jenazah ini tentunya menganggu pasien maupaun keluarga pasien yang sedang berkunjung ke rumah sakit milik pemerintah daerah pada lintasan barat.selatan itu.

Menurut pantauan media ini sejak dua hari ini, gedung rawat inab gedung belantai lima ini, tidak bisa ditempati pasien, alasan petugas “LIP” rusak, hingga pagi Senin (17/6/2019) belum bisa di fungsikan.

Sementara yang ditempati pasien pada ruangan Instalasi Gawat Darurat (IGD) itu pun penuh, bahkan pasien yang soyagianya di rawat tempat khusus yaitu ICU tidak bisa ditempatkan juga penuh kata petugas rumah sakit.

Bahkan salah seorang pasien asal Kecamtan Samadua, ia harus di raeat di ruang khusus ICU tidak bisa, namun mengakhiri nafas terakhirny (meninggal dunia) di ruang IGD.

Keluarga pasien mengharapkan kepada pimpinan rumah sakit tersebut untuk dapat di upayakan perbaiki LIP tersebut, supayan gedung rawat inab bisa di fungsikan kembali, kata salah seorang keluarga pasien, Jhon Feri. (ZL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini