Positif Pakai Sabu, 7 Warga Abdya Diserahkan Ke BNN

27

BLANGPIDIE – Realitasonline | Tujuh warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), akan diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Aceh Selatan, karena positif menggunakan narkoba jenis sabu. Dimana, ketujuh pengguna sabu itu sudah diamankan Sat Res Narkoba Polres Abdya.

Masing-masing dari mereka berinisial, JN (47), SF (47), DP (34), AR (22), dan MA (22) berasal dari Gampong Meudang Ara, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Abdya. Dua lainnya, DI (47) warga Gampong Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, dan SY (42) warga Gampong Seunaloh, Kecamatan Blangpidie.

Selain ketujuh pengguna tersebut, Satres Narkoba Polres Abdya juga berhasil menangkap RZ (29) warga Krueng Batee, Kecamatan Kuala Batee, yang selama ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO), dalam kasus narkoba.

Kapolres Abdya AKBP Moh Basori SIK, Senin (17/6) melalui keterangan tertulis yang diterima awak media menyatakan, para warga Abdya tersebut diamankan pihaknya pada Sabtu, 15 Juni 2019 sekira pukul 15.00 WIB di Gampong Medang Ara.

“Awalnya personel kita mendapatkan informasi adanya transaksi narkoba di Gampong Medang Ara. Kemudian, tim Sat Res Narkoba langsung melakukan pengintaian di seputaran TKP, dan tim melihat ada beberapa orang yang mencurigakan, setelah itu tim langsung melakukan penggerbekan,” terangnya.

 
Saat itu, tambah Kapolres, kedelapan warga tersebut sedang duduk di rumah pelaku JN. Setelah dilakukan penggeledahan, pihaknya tidak menemukan adanya barang bukti. Kemudian, para terduga langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah Teungku Peukan (RSUDTP) untuk dilakukan tes urine.

“Dari hasil tes urine mereka, positif mengandung Methafetamin (zat sabu). Kemudian mereka langsung kita amankan ke Mapolres untuk dilakukan penyelidikan. Untuk pelaku RZ, yang bersangkutan tetap akan kita proses, sebab sudah menjadi DPO kita. Sementara ketujuh pelaku lainnya akan di serahkan kepihak BNN Kabupaten Aceh Selatan,” pungkasnya

Kepala BNN Kabupaten Aceh Selatan Nuzuliyan, dimintai tanggapannya melalui ponsel mengatakan, pihaknya segera melakukan langkah-langkah, khususnya dibidang rehabilitasi terhadap 7 orang warga itu, yang positif menggunakan narkoba. “Iya, kita akan merehab mereka di klinik narkoba Aceh Selatan. Kewenangan kita sebatas rehabilitasi, bukan penyidikan dan pengembangan kasus,” ungkapnya.

 
Namun akunya, pihaknya belum bisa memastikan kapan ketujuh warga itu akan diserahkan. “Nanti kita koordinasi lagi dengan Kasat Narkoba Polres Abdya. Pihak BNN Aceh Selatan sudah diberitahu masalah itu. Kita siap menampungnya,” demikian tutupnya. (ZA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini