Jaksa Sidangkan Sindikat Pengedar Sabu di PN Pematangsiantar

Ketua majelis hakim Fitra Dewi SH saat memimpin persidangan sindikat pengedar sabu. (Realitasonline/Rahayu)

P.SIANTAR – Realitasonline | Jaksa Lynce M SH mendakwa 4 pengedar sabu disidang Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar, Rabu (12/6/2019). Terdakwa Miswanto (37) bertempat tinggal di Huta III Karang Keri Desa Silampuyang Kecamatan Siantar telah mengedarkan sabu melalui 3 kurirnya.       

Miswanto disidangkan terpisah dengan ketiga kurirnya, Andhika (28), Kusnadi (36) warga yang sama di Karang Keri, juga terdakwa Dedi Pranata als Dedet (38) warga jalan Singosari Gang Salak Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat. Para terdakwa dijerat jaksa dengan pasal 114 (2) atau pasal 112 (2) UU RI No 35/2009 tentang narkotika. 

Terdakwa Miswanto ditangkap di rumahnya setelah menjual sabu kepada Andhika dan Kusnadi sebanyak 5 gram pada Kamis, 24 Januari 2019. Barang bukti yang disita dari Miswanto sebanyak 30,20 gram (bruto) sabu dan ganja seberat 0,98 gram (bruto).        

Penangkapan Miswanto oleh Satres Narkoba Polres ya Siantar From Pompa Siahaan dkk berdasarkan pengakuan terdakwa Andhika dan Kusnadi yang lebih dulu ditangkap di warung milik Kusnadi di Karang Keri. Kusnadi dan Andhika bekerja sama memaket sabu. Andhika membagi sabu dalam paket setelah menerimanya dari Miswanto di warung Kusnadi yang bertugas berjaga- jaga jika ada orang yang datang ke warung.        

Barang bukti yang disita sebanyak 10 paket sabu seberat 7,30 gram (bruto), timbangan digital dan uang Rp.175.000.-, pipa kaca, kompeng karet dan hp.       

Dua hari sebelumnya, petugas mengamankan Dedi Pranata di rumahnya dengan barang bukti 8 paket sabu seberat 2,08 gram (bruto). Sabu dari Miswanto dibayar dengan sistem Laku Bayar (LB).    

Sindikat peredaran sabu oleh Miswanto sudah dilakukan cukup lama. Sabu sebanyak 35 gram dipesan dari Budi (DPO) warga Medan. Barang haram itu diterima Miswanto melalui kurirnya Budi bernama Silih (DPO) di Rambung Merah.        

Didampingi pengacara dari Posbakum PN Pematang Siantar Erwin Sidagambir SH, para terdakwa menyatakan tidak keberatan dan tidak mengajukan eksepsi. Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim pimpinan Fitra Dewi SH menunda persidangan satu Minggu. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini