Lebaran di Penjara, IRT Ngisap Sabu Nangis Usai Diganjar 30 Bulan

18

SIMALUNGUN – Realitasonline | Nuraini (58) menangis saat diganjar 2,6 tahun oleh Majelis hakim pimpinan Novarina Manurung SH Disidang PN Simalungun, kemarin. Vonis tersebut sudah diringankan hakim dari tuntutan jaksa.

Sebelumnya, penuntut umum Hiras Affandi Silaban SH menuntut Ibu Rumah Tangga (IRT) yang sudah paruh baya ini dengan pidana penjara selama 3,6 tahun. Hakim dan jaksa sependapat mempersalahkan terdakwa dengan pasal 127 (1) UU RI No 35/2009 tentang penyalahgunaan narkotika bagi diri sendiri.

Wanita paruh baya ini ditangkap dirumahnya di Simpang Mayat Kelurahan Sarimatondang Kecamatan Sidamanik pada Selasa (11/12/2018) lalu. Penangkapan terdakwa berdasarkan informasi yang diterima petugas dari Satres Narkoba Simalungun.

Saksi polisi Fernando Nababan, Syarif Noor Sholin dan Efraim Purba mengamankan terdakwa bersama barang bukti bong, kaca pirex dengan sisa sabu, plastik klip berisi sisa sabu dan 8 plastik klip kosong bekas sabu.

Dengan vonis tersebut, wanita paruh baya inipun pasrah harus merayakan idul Fitri di penjara. Terdakwa didampingi pengacara Reinhard Sinaga SH dari Posbakum PN Simalungun menyatakan terima putusan itu. Sidang dibantu panitera Peringatan Saragih SH dinyatakan selesai dan ditutup. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini