Tiga Warga Bandar Didakwa Pengedar dan Kurir Disidang PN Simalungun

Jaksa Firmansyah saat membacakan surat dakwaan terhadap 3 terdakwa. (Realitasonline/Rahayu)


SIMALUNGUN – Realitasonline | Tiga warga Kecamatan Pematang Bandar didakwa sebagai pengedar dan kurir sabu disidang Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Selasa (28/5). Rizky Pranata (18), Agung Setiawan als Iwan Koceng (22) dan Riduan Rambe als Rambe (26) dijerat jaksa dengan pasal 114, pasal 115 dan pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.        

Berawal dari penangkapan Rizky Pranata oleh Polsek Perdagangan pada Kamis, (3/1) lalu dari pelataran parkir Hotel Apple jalan Sudirman Perdagangan. Dari Rizky, saksi polisi Budi P.Simanjuntak, HR Sianipar, Bambang Lesmono, J Samosir dan J Napitupulu mengamankan 4 paket sabu yang dibungkus kertas tissue dari saku jaketnya.         

Terdakwa Rizky mengakui 4 paket sabu seberat 0,64 gram (bruto) akan diantar kepada Saleh (DPO) di salah satu kamar hotel tersebut. Rizky juga mengungkapkan akan mendapatkan upah uang rokok dari terdakwa Agung Setiawan (berkas terpisah) jika berhasil mengantar sabu kepada Saleh.         

Agung Setiawan pun berhasil ditangkap dari simpang Kuba dengan barang bukti ponsel yang digunakan untuk transaksi sabu. Agung tak dapat mengelak dan membenarkan 4 paket sabu yang ada pada Rizky adalah miliknya yang akan diantar kepada Saleh.         

Sabu sebanyak itu dibeli dari terdakwa Riduan Rambe als Rambe (26) (disidang terpisah) seharga Rp.900 ribu. Dari terdakwa Agung, polisi juga mengamankan Rambe dari Kampung Gunung. Turut diamankan barang bukti sabu seberat 2,76 gram (bruto).          

Didampingi pengacara Reinhard Sinaga SH dari Posbakum PN Simalungun, ketiga terdakwa membenarkan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin majelis hakim Novarina Manurung SH didampingi dua hakim anggota Aries Ginting SH dan Hendrawan Nainggolan SH ditunda hingga Rabu (12/6) mendatang untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini