Kades Bahapal Raya Didakwa Pencuri Kayu Hutan Tanpa SKSHH

21

SIMALUNGUN – Realitasonline | Kades Bahapal Raya Jan Nofri Walmer Saragih (43) telah didakwa sebagai pencuri kayu dari kawasan hutan Simbolon, hutan kawasan  produksi di Dusun Raya Humala Desa Bahapal. Menurut dakwaan jaksa Augus Vernando SH, terdakwa dengan memberi upah Rp.1.500.000 memerintahkan Risdo Damanik (DPO) untuk melakukan penebangan dan menjadi kayu olahan.      

Lalu kayu olahan tersebut diangkut Jaimbang Purba dengan truck colt diesel BK 8044 WA atas perintah terdakwa. Sebanyak 45 batang kayu olahan hanya dilengkapi surat jalan yang dibuat terdakwa sebagai Kepala Desa tertanggal Selasa, 22 Januari 2019.      

Kayu olahan tersebut akan diantar ke Gereja Desa Limag Raya. Sesuai permohonan/permintaan Gereja yang diterima terdakwa. Naas, ditengah perjalanan tepatnya di jalan Sutomo Kelurahan Sondi Raya, truk yang dikemudikan Jaimbang Purba dihentikan petugas Kehutanan. Tapi Supir truk tidak dapat menunjukkan dokumen kayu ataupun Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH).        

Supir truk mengaku  hanya disuruh terdakwa dengan  menunjukkan bukti surat jalan saja yang dibuat terdakwa. Karena tak punya SKSHH, petugas Kehutanan pun memproses secara hukum.      

Jaksa Augus Vernando SH menjerat oknum Kades dengan pasal 19 huruf a Jo pasal 94 (1) huruf a, pasal 12 (c,d,e) Jo pasal 83 (1) huruf a Jo UU RI No.18/2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana.     

Majelis hakim pimpinan A Hadi Nasution SH MH dalam persidangan Kamis (23/5) di PN Simalungun mendengarkan keterangan saksi-saksi,  Meslan dan Fadli sebagai polhut dan juga saksi pelapor, yang merupakan warga sekitar hutan Simbolon. Keterangan saksi dibenarkan terdakwa didampingi pengacara Pondang Hasibuan SH dan B.Girsang SH. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini