Tim Terpadu Pemkab Deliserdang Sidak Pasar Modern dan Tradisional

5

LUBUK PAKAM – Realitasonline | Tim Terpadu Pengendalian, Pengawasan dan Penertiban Obat, Makanan  dan Minuman melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa pasar modern (supermarket dan swalayan) dan pasar tradisional di Kab. Deliserdang. Sidak itu dimaksudkan untuk memantau sejumlah barang pangan yang tidak memenuhi persyaratan atau layak konsumsi, Kamis (16/5/2019).

Tim terpadu turun ke kecamatan-kecamatan selama empat  hari mulai 13-16 Mei 2019 untuk menertibkan  produk di pasaran yang tidak memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan berlaku.

Pada hari pertama terlihat Asisten Perekonomian dan Pembangunan,  Dr Hj  Aida Harahap Mars didampingi Plt Kadis Ketahanan Pangan, Rahman Saleh Dongoran bersama Tim Terpadu   lainnya, seperti  Kabag Perekonomian dan SDA, Putra Jaya Manalu, Kabid Pemeriksaan Balai POM  Medan, Dra Elita Rahman dan Kepolisian Polres Deliserdang melakukan pengawasan dan penertiban di swalayan/supermarket dan pasar tradisional di Lubuk Pakam dan Tanjung Morawa serta 7 kecamatan, antara lain Galang, Batang Kuis, Percut Sei Tuan, Labuhan Deli , Sunggal, Pancurbatu dan Deli Tua.

Aida Harahap Mars menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk melihat langsung ke lapangan apakah produk yang dipasarkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku seperti tanggal kadaluarsa, kemasannya masih baik atau rusak, kemudian terdaftar atau tidak dibalai POM atau di dinas yang mempunyai kewenangan itu.

Sehingga  bisa mengetahui dan memberi pelajaran kepada pengusaha maupun masyarakat bahwa produk yang disajikan harus benar-benar sehat, tidak mengganggu kesehatan, kemudian ini akan bekesinambungan oleh Tim Terpadu ketika memberi peringatan kepada pengusaha yang menyalahi aturan akan diberi peringatan dan sangsi.

Apabila hal ini masih terulang, karena kegiatan ini merupakan kegiatan rutin dari Pemkab yang bergabung dengan tim dari Balai POM Medan, Polres, dan OPD terkait.

“Kepada pengusaha yang ada khususnya di Deliserdang untuk menjual produknya sesuai ketentuan sehingga masyarakat dapat mengkonsumsinya dengan baik untuk menjaga kesehatan masyarakat di Kabupaten Deliserdang,” ucap Aida Harahap. 

Hal senada juga dijelaskan Jaya Manalu bahwa tim ini punya tugas melakukan penyuluhan bagi produsen, pedagang dan masyarakat tentang bahaya apabila mengkonsumsi obat, makanan dan minuman yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan, serta melakukan pengawasan terhadap peredarannya.

Selanjutnya merumuskan pemecahan untuk penanggulangan penyalahgunaan obat, makanan dan minuman yang tidak memenuhi persyaratan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan  berlaku.

Putra Jaya Manalu juga menjelaskan situasi  dan kondisi  di pusat perbelanjaan berlangsung kondusif,  namun ada juga ditemukan beberapa super market/swalayan  hal  yang merugikan/meresahkan masyarakat pembeli,  seperti  ditemukannya produk tanpa label dan identitas, ada juga ditemukan buah-buahan yang tidak layak jual,  produk kemasan kaleng yang rusak serta produk kadaluarsa.

Putra Jaya Manalu  menyampaikan tim ini akan terus menyasar supermarket/swalayan dan pasar tradisional yang ada di wilayahnya untuk kenyamanan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Jadi ini dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi warga dalam berbelanja kebutuhan pangan saat bulan Ramadhan. (HZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini