Hingga Batas Akhir, Hanura Tidak Sampaikan Dana Kampanye ke KPU

4

PALUTA – Realitasonline | Masa penyampaian Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK) Pemilu 2019 telah berakhir pada 2 Mei lalu sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh KPU.

Menurut komisioner KPU Kab. Padanglawas Utara (Paluta), koordinator divisi hukum, Yusran Harahap SH menyebutkan ada satu partai politik peserta Pemilu 2019 yang tidak menyerahkan LPPDK.

Parpol peserta Pemilu tersebut adalah Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang tidak menyerahkan LPPDK sampai batas akhir penyerahan yang ditentukan, yakni 2 Mei lalu.

“Hingga batas akhir, Partai Hanura yang tidak menyerahkan LPPDK, sedangkan partai politik lainnya sudah menyerahkan,” kata Yusran, Kamis (16/5/2019). Selain itu laporan LPPDK juga sudah  disampaikan oleh tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 dan 02 yang ada di daerah itu.

Sedangkan LPPDK untuk calon anggota DPD disampaikan ke KPU Propinsi Sumatera Utara. Ia mengatakan partai politik yang tidak menyampaikan LPPDK  diduga karena para calon anggota legislatif (caleg) dari partai tersebut tidak mendapatkan kursi.

“Tidak tahu alasan utamanya, mungkin karena tidak ada calegnya yang meraih kursi,” ujarnya.Sebab katanya, jika peserta Pemilu tidak melaporkan LPPDK sebagaimana jadwal akan dikenakan sanksi, yakni dibatalkan keterpilihannya atau calegnya dalam Pemilu.

Meski begitu, KPU Paluta juga mengapresiasi Parpol lainnya yang tetap menyampaikan LPPDK meski partainya tidak mendapat kursi di legislatif dalam Pemilu ini.

Yusran menambahkan, LPPDK yang disampaikan oleh Parpol peserta Pemilu serentak di daerah itu sudah diserahkan ke KPU Propinsi Sumut untuk diperiksa oleh akuntan publik yang ditunjuk sesuai aturan dan ketentuan.

“Sudah diserahkan ke akuntan publik yang ditentukan untuk di audit sesuai mekanisme yang di atur,” pungkasnya. (AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini