Jalan Bundaran Masjid Agung Tapaktuan Bagaikan Kerakab Tumbuh di Batu

35
Kondisi jalan bundaran Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan/tugu bundaran taman, terlihat amburadul bagaikan kubangan kerbau.(Realitasonline/Zulmas)

TAPAKTUAN – Realitasonline | Proyek yang dikerjakan dua tahun lalu pada jantung pusat Kabupaten Aceh Selatan, yaitu Tapaktuan hingga kini proyek tersebut belum kunjung terselesaikan.

Menurut catatan media ini proyek tersebut sudah berulangkali diberitakan termasuk media ini, namun pihak kontraktrok tak memperdulikan dan pihak dinas terkait tak bisa buat apa.

Sebab menurut informasi yang diterima dari sejumlah pemuka masyarakat Aceh Selatan, itu merupakan kroni dekat dengan Bupati Aceh Selatan sebelum ini. (Bukan bupati H. Azwir-red).

Akibat pertimbangan tersebut, sehingga proyek pekerjaan jalan bundaran Masijid Agung Istiqamah Tapaktuan atau taman kota menjadi amburadul, dan musim hujan bagaikan kubangan kerbau.

“Kalau boleh dikatakan jalan bundaran tersebut bagaikan kerakab tumbuh dibatu, hidup segan mati tak mau”.

Belum lama ini Bupati Aceh Selatan, H. Azwir, S. Sos dalam pertemuan Pers dengan sejumlah wartawan di Tapaktuan, terkait jalan bundaran tersebut, katanya pada tugu taman mengakui sudah terkena jalan negara lintasan Blangpidie-Medan.

Menurut bupati, bila buat program pembangunan tolong dilihat dampak, baik disisi pembangunan perumahan masyarakat maupun jalan negara, paparnya.

“Jalan itu bukan program saya, itu program bupati yang lalu,” tambah Azwir.

Namun demikian, proyek tersebut akan kita tinjau ulang untuk penyelesaian pembangunan jalan bundaran Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan.

“Bila ini kita tak selesaikan, akan berdampak buruk terhadap tata kota Tapaktuan, biarpun itu secara terpaksa,” ujarnya bupati Azwir. (ZL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini