Disebut Saudara Hakim Pegawai BUMN Pemilik Sabu Dituntut 2 Tahun

13

P.SIANTAR  – Realitasonline | Zulkarnaen Batubara alias Pak Lokot (45) disebut saudara salah seorang hakim (bukan hakim yang mengadili-red), dituntut 2 tahun atas kepemilikan sepaket sabu seberat 0,22 gram (bruto), disidang PN P.Siantar, kemarin.

Pegawai BUMN ini (sesuai identitas dalam dakwaan jaksa) ditangkap usai membeli sabu seharga Rp.100 ribu dari orang yang dikenal tapi tidak tahu namanya di jalan Flores Kelurahan Bantan Siantar Barat. Petugas Satnarkoba dari Polresta Siantar yang telah mendapatkan informasi berhasil menangkap terdakwa saat berjalan pulang usai menerima sabu.

Warga jalan Marihat Baris Kecamatan Siantar ini diamankan dengan barang bukti sabu, kaca pirex dan kompeng karet dari sakunya. Terdakwa ditangkap bukan sedang menggunakan narkotika, tapi baru saja membeli sabu.

Jaksa Henny mempersalahkan terdakwa sebagai pengguna melanggar pasal 127 (1) huruf a UU RI No 35/2009 tentang narkotika. Bukan sebagai pemilik melanggar pasal 112 atau pasal 114, meski dakwaan primer dan subsider melampirkan pasal dimaksud. Faktanya, jaksa membuktikan dakwaan lebih subsider pasal 127.

Didampingi pengacara Erwin Purba SH, Pak Lokot minta agar hukumannya diringankan. Untuk mempertimbangkan dalam putusan, majelis hakim Pengadilan Negeri Pematangsiantar diketuai Fitra Dewi SH menunda persidangan selama satu Minggu. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini