Ditabrak Angkot, Pejalan Kaki Meninggal Dunia

53
Sejumlah warga memberikan pertolongan atas kejadian laka lantas yang menyemabkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka ringan di Jl. ST.Mhd.Arief , Batang Ayumi Julu Kec. Padangsidimpuan Utara. (Realitasonline / Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN – Realitasonline | Seorang pejalan kaki, Baginda Parmonangan Sihombing (81) tertabrak bus angkutan kota (angkot) Line 03 Jenis Suzuki Carry Nopol BB 1413 LF di Jalan ST.Mhd.Arief  Kelurahan Batang Ayumi Julu Kecamatan Padangsidimpuan Utara Kota Padangsidimpuan, Rabu, (8/5/2019).

Beberapa jam setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangsidimpuan korban yang tidak sadarkan diri akhirnya meninggal dunia dengan luka yang cukup parah akibat pendarahan di bagian kepala korban serta keluar darah pada bagian telinga sebelah kiri korban.

Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi laka lantas tersebut ketika korban sedang berjalan sendirian di tepi jalan. Tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah mopen dalam kondisi melaju kencang yang dikemudikan Arfan alias Tura-tura, yang setelah kejadian melarikan diri, sedang membawa seorang penumpang Baharuddin Harahap (75), menabrak korban hingga terpelanting ke pinggir jalan, sementara bus angkot oleng dan masuk parit.

Akibat peristiwa tersebut, korban Baginda Parmonangan Sihombing yang sempat dilarikan warga ke RSUD Padangsidimpuan karena mengalami luka yang cukup parah akhirnya meninggal dunia dan penumpang angkot Baharuddin Harahap warha Jalan Sutan Soripada Mulia Gang. Mesjid Ujung Kelurahan Bonan Dolok Kecamatan Padangsidimpuan  Utara Kota Padangsidimpuan juga dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka ringan.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, SIK, MH melalui Kasat Lantas AKP. Eridal Fitra, SH yang dikonfirmasi, Jum,at (10/5), membenarkan peristiwa laka lantas yang menyebabkan satu orang menigghal dunia dan satu orang lagi mengalami luka ringan.

Disebutkannya, kejadian laka lantas diketahui berselang satu hari dari waktu kejadian, setelah   putri korban Longga Sari Erlina Sihombing membuat laporan pengaduan ke Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (9/5) sekira pukul 14.30 Wib dengan Nomor LP : LP/210/ V/2019/SU/PSP/Lantas, tanggal 9 Mei  2019, atas peristiwa laka lantas yang menyebabkan orang tuanya meninggal dunia.

“ Atas laporan tersebut, kami telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara, mncari saksi yang mengetahui kejadian dan mencari tersangka yang melarikan diri setelah peristiwa laka lantas serta mengamankan barang bukti satu unit angkot ke bagian Unit Laka Lantas Polres Padangsidimpuan, “ ujar Kasat.

Menurut Kasat, dari hasil olah TKP, sementara pihaknya menyimpulkan, tidak ada faktor lain yang mempengaruhi terjadinya laka lantas karena kondisi kenderaan masih layak pakai, kondisi cuaca yang cerah dan kondisi jalan yang lebar dan lurus serta tembus pandang.

“ Kita masih melakukan penyelidikan dan belum diketahui apa motif yang membuat korban tetabrak hingga meninggal dunia. Sementara sopir angkot sendiri basih dalam pencarian pihak berwajib, “ tuturnya. (RI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini