18 SMP di Abdya Numpang UNBK ke Sekolah Lain

Wakil Bupati Abdya didampingi Kadisdikbud Abdya meninjau pelaksanaan UNBK di sejumlah sekolah. (Realitasonline/Syahrizal)

BLANGPIDIE – Realitasonline | Sebanyak 18 Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik Nageri maupun Swasta terpaksa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ke Sekolah lain yang ada dalam Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya, Jauhari SPd, Senin (22/4/2019) membenarkan bahwa ada sekitar 18 sekolah yang numpang sarana komputer ke sekolah lain untuk mengikuti UNBK.

Sejumlah sekolah tersebut diantaranya, SMP Swasta Jabal Nur Jadid numpang alat di SMK Negeri 4 Abdya. SMPN 2 Lembah Sabil dan MTs Swasta Miftahussalam numpang ke SMPN 3 Manggeng. SMPN 2 Tangan-Tangan dan SMP Terbuka Tangan-Tangan ikut ujian di SMPN 1 Tangan-Tangan.

Sementara, MTs Swasta Tangan-Tangan numpang alat di SMAN 5 Abdya. SMP Terpadu Babussalam ikut ujian di SMPN 2 Blangpidie, SMP Babul Istiqamah Susoh ujian di SMPN 2 Susoh.

Sedangkan, SMP Labschool STKIP Muhammadiyah dan SMPN 3 Kuala Batee ujian dengan alat milik SMAN Unggul Tunas Bangsa. SMP Terbuka Kuala Batee ikut ujian di SMPN 1 Kuala Batee. SMP Terbuka Ibnu Sina ikut ujian di SMPN 2 Kuala Batee. MTs Swasta Lama Inong menggunakan sarana komputer milik SMKN 5 Abdya.

Berikutnya, MTs Swasta Babahrot ujian di SMPN 1 Babahrot. SMPN 2 Babahrot, SMPN 3 Babahrot, SMPN 4 Babahrot dan SMPN 5 Babahrot ujian menggunakan komputer milik SMAN 7 Abdya. “Meskipun numpang ujian ke sekolah lain, kita belum menemukan adanya kendala sedikitpun dalam pelaksanaan UNBK ini,” kata Jauhari.

Untuk hari pertama, lanjut Jauhari ada sekitar 39 SMP/MTs yang ikut UNBK dengan total peserta sebanyak 2.310 siswa. “UNBK ini akan berjalan selama empat hari berturut-turut hingga tanggal 25 April 2019 mendatang,” sebutnya.

Pihaknya memastikan bahwa pelaksanaan UNBK di Abdya akan berjalan dengan lancar. Sebelumnya, Jauhari telah memastikan bahwa arus listrik aman setelah melakukan koordinasi dengan pihak PLN Rayong Blangpidie termasuk dengan pihak Telkom untuk persoalan jaringan.

“Kita sama-sama berharap pelaksanaan UNBK di Abdya sukses,” demikian tuturnya lagi.

Sementara itu, Wakil Bupati Abdya, Muslizar MT saat meninjau sejumlah SMP yang melaksanakan UNBK mengingatkan siswa untuk memahami isi soal sebelum memberikan jawaban.

Menurutnya, UNBK bukanlah momok yang menakutkan, akan tetapi pergunakan kesempatan itu untuk menguji kemampuan selama belajar 3 tahun belajar di bangku SMP. “Harapan kami, semoga bisa lulus semua dan mampu melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi,” singkatnya. (ZA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini