PTPN2 Bayar SHT Sebesar Rp 5 M untuk 125 Pensiunan

71
Dirut PTPN2 Mohammad bersama Direktur SDM PTPN3 Holding dan mewakili Disnaker foto bersama dengan perwakilan penerima SHT di Tanjungmorawa. (Realitasonline/ist)

TANJUNG MORAWA – Realitasonline | PTPN2 membayar santunan hari tua (SHT) sebesar Rp 5.091.751.812 (Rp 5 miliar) untuk 125 karyawan pensiunan pada April 2019.  Bagi yang belum mendapatkan SHT, Dirut PTPN2 Mohammad Abdul Ghani berjanji akan menyelesaikan pembayaran pada 2019 ini.

Hal itu dikatakannya saat penyerahan SHT, Senin (15/4/2019) di aula Puri PTPN2, Tanjungmorawa yang langsung dihadiri Dirut PTPN2 didampingi Kabag Sekretariat, H Adiarto SE, Kabag SDM, H Suharto SH dan Kordinator Humas, Sutan Panjaitan SE. Kemudian dihadiri Direktur SDM PTPN3 Holding Seger Budiarjo mewakili Disnaker Propsu, Deliserdang, Langkat dan Disnaker Sergai serta diikuti peserta penerima SHT dan para ahli waris.

Suharto mengatakan 125 orang penerima SHT sebesar Rp 5 Miliar itu terdiri dari karyawan yang telah meninggal dunia berjumlah 92 orang, karyawan pensiunan yang sakit 2 orang, karyawan pelaksana pensiunan sebanyak 25 orang, karyawan pimpinan pensiunan yang meninggal dunia sebanyak 3 orang dan pensiunan untuk kelompok sakit/Badan Penyelenggara Ibadah Haji sebanyak 3 orang.

“Semua yang belum mendapatkan SHT saat ini sudah tervalidasi melalui website PTPN2. Bagi yang belum mendapatkan boleh membuka web untuk mendapatkan data akurat. SHT ini akan dibayar melalui rekening ahli waris atau karyawan yang bersangkutan, tidak boleh lagi uang tunai yang beredar. Serta tidak usah memercayai oknum yang berjanji bisa menguruskan SHT bisa cepat keluar,” terang Suharto.

Sementara Dirut PTPN2, Mohammad Abdul Ghani  menjelaskan bagi yang belum mendapatkan SHT tahun 2019 akan diselesaikan melalui usaha PTPN2.

“Pembayaran SHT ini merupakan perintah dari holding dan telah terlaksana bagi 125 orang. Yang belum mendapat SHT, doakan kami untuk segera menyelesaikan dalam tahun ini dengan cara usaha,” ungkapnya. Ia mengatakan acara itu sengaja digelar karena saat ini pihaknya harus transparansi. 

“Bagi bapak/ibu yang belum mendapatkan SHT boleh mendapat informasi dan teknik pengurusan melalui website PTPN2, karena selama 18 tahun data itu dicari untuk sempurnakan,” katanya.

Dalam kesempatan itu diberikan secara simbolis kepada tiga orang sebagai perwakilan karyawan yang menerima SHT.

Sementara salah satu penerima SHT, alm T Amir Hamzah melalui istrinya, Rosita Lubis yang merupakan ahli waris merasa sangat senang dan terharu bisa menerima hak yang sudah ditunggu bertahun-tahun.

“Terima kasih bapak Direksi PTPN2 dan Holding, semoga SHT ini bisa bermanfaat bagi keluarga alm suami saya yang telah lama meninggal dunia,” katanya bercampur tangis haru. 

Direktur SDM/Umum PTPN3 Holding Perkebunan akan mensupport semua progres PTPN2 kembali sukses seperti dimasa yang lampau. Melalui Direktur SDM/Umum Holding Perkebunan Nusantara  menyampaikan apresiasi kepada PTPN2 dan sebagai percepatan pembayaran SHT kepada para pensiunan.

Program pembayaran SHT ini merupakan tindak lanjut arahan dari Presiden RI tanggal 21 Februari 2019 tatkala Federasi SPBUN mengadakan tatap muka di Istana Merdeka, Jakarta. (HZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini