500 Mahasiswa Ikuti E-Coaching Jam PT AR di PRSU 2019

54
Ruli Tanio membawakan materi E-Coaching Jam Tambang Emas Martabe di PRSU 2019. (Realitasonline /Riswandy)

TAPANULI SELATAN – Realitasonline | PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe menggelar sesi kedua E-Coaching Jam (ECJ) pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019 di Tapian Daya  Medan, Sabtu (6/4/2019).

ECJ ini diikuti lebih dari 500 mahasiswa yang mengetengahkan 3 tema, yakni, tema  Pengelolaan Ketidakpastian Kegiatan Pertambangan yang disampaikan Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, tema Praktik Pengeboran dan Peledakan di Tambang Emas Martabe dibawakan oleh Senior Engineer Drill and Blast PT Agincourt Resources, Rudolf Sitorus dan tema Kemandirian Masyarakat Berbudaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang disampaikan Manager OHS & Training PT Agincourt Resources, Hari Ananto.

Ruli Tanio menjelaskan tema yang dia bawakan pada ECJ bagaimana pentingnya industri pertambangan bagi kehidupan manusia, dan bagaimana mengelola ketidakpastian dalam kegiatan pertambangan agar menjadi praktik yang efisien tapi juga berkelas dunia.

“ Saya ingin mengajak  mahasiswa memahami lebih jauh kegiatan dan praktik pertambangan melalui pendekatan sains untuk meminimalkan risiko dan ketidakpastian dalam pengelolaan tambang secara umum. Penggunaan pendekatan ini dapat meningkatkan efisiensi berbagai aspek operasional juga memaksimalkan produktivitas Tambang Emas Martabe, “ ujar Ruli.

Sementara Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono memaparkan berbagai tema ECJ di PRSU 2019 adalah pengetahuan mengenai aspek utama yang menjadikan Tambang Emas Martabe tambang berkelas dunia dan komitmennya dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan.

“ Selama lebih dari 6 tahun beroperasi penuh, Tambang Emas Martabe  membuktikan komitmennya pada pengelolaan lingkungan, operasional, keselamatan dan kesehatan, serta SDM khususnya penerapan inisiatif keberagaman gender, “ jelas Katarina.

Dia menambahkan, sebelumnya pada ECJ sesi pertama 9/3/2019 yang mengangkat 2 tema, yakni Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Tambang Emas Martabe, serta SDM dan Keberagaman.

“ ECJ Tambang Emas Martabe merupakan wadah komunikasi baik secara online maupun temu muka, yang memungkinkan  mahasiswa berbagai jurusan terkait dunia pertambangan dari sejumlah universitas di Sumatera Utara untuk mendapatkan bimbingan dari para praktisi Tambang Emas Martabe, “ tuturnya.

Selain itu, katanya, ECJ telah diselenggarakan sejak 2014, sejak pertama kali diluncurkan total pemateri yang telah berkontribusi di ECJ  17 orang dan mahasiwa yang menerima manfaat mencapai hampir 1.800 orang di seluruh Indonesia, tidak hanya di Sumut.  

“ Kami berharap dengan aktif berpartisipasi di ECJ yang diselenggarakan setiap tahunnya pada ajang PRSU, mahasiswa lebih siap terjun ke dunia pertambangan, “ tutup Katarina. (RI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini