Gubsu Sampaikan LKPj 2018 Rp13,8 T ke DPRDSU, PAD Tak Capai Target

40
Gubsu Edy Rahmayadi menyerahkan dokumen LKPj tahun anggaran 2018 kepada Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman pada rapat paripurna dewan.

MEDAN – Realitasonline | Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubsu Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp13,8 triliun sesuai belanja daerah, sementara pendapatan daerah yang direalisasikan hanya Rp12,9 triliun dari target sebesar Rp13,05 triliun.

Laporan Keterangan Pertanggungjawaban tahun 2018 disampaikan Gubsu Edy Rahmayadi dalam Rapat Paripurna DPRD Sumut dipimpin Ketua Dewan Wagirin Arman, Senin (1/4) di Gedung wakil rakyat Jalan Imam Bonjol Medan.

Edy Rahmayadi menyebutkan, pendapatan daerah ditargetkan Rp13,05 triliun, tapi mampu direalisasikan Rp12,9 triliun dari pendapatan asli daerah (PAD) terealisasi Rp5,8 triliun dari target Rp5,7 triliun. PAD bersumber dari penerimaan pajak daerah tercapai 100,09 persen, penerimaan retribusi daerah tercapai 98,71 persen, penerimaan dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi 61,71 persen dan lain-lain PAD yang sah tercapai 252,77 persen.

Selain PAD, ada dana perimbangan terealisasi Rp7,05 triliun dari target Rp7,3 triliun, terdiri dari dana bagi hasil pajak/bagi hasil bukan pajak terealisasi 87,95 persen, dana alokasi umum terealisasiu 100 persen dan dana alokasi khusus terealisasi 95,54 persen. “Lain-lain pendapatan daerah yang sah dari target Rp9,5 milyar, terealisasi Rp8,9 milyat atau 94,36 persen,” ungkapnya.

Terkait belanja daerah, Gubsu menyebutkan, dianggarkan Rp13,8 triliun terdiri dari belanja langsung Rp4,2 triliun perincian belanja pegawai Rp147 milyar, belanja barang dan jasa Rp2,3 triliun, belanja modal Rp1,7 triliun. Belanja tidak langsung Rp9,6 triliun terdiri dari belanja pegawai Rp3,5 triliun, belanja hibah Rp3,6 triliun, belanja bagi hasil ke kabupaten/kota Rp1,8 triliun, belanja bantuan keuangan Rp594,240 milyar dan belanja tidak terduga Rp10,266 milyar.

Terkait pembangunan infrastruktur jalan mantap sampai tahun 2018 belum memenuhi yang ditargetkan pada RPJMD 2013-2018, karena dari LKPj Gubsu tahhn 2018, peningkatan jalan provinsi dengan realisasi sepanjang 137,20 km dari target 302,76 km. “Tahun 2017 kondisi kemantapan jalan provinsi 105,92 km dan tahun 2018 mningkat 3,78 persen menjadi 115,30 km.

Disebutkan juga, pada tahun 2017 panjang jaringan jalan provinsi dalam kondisi mantap sebesar Rp84,31 persen, dan diakhir tahun 2018 panjang jaringan jalan provinsi dalam kondisi mantap sebesar Rp88,09 persen.

“Panjang jaringan jalan di Provsu pada saat ini 38.751,04 Km, yang terdiri dari jalan nasional sepanjang 2.249,64 Km, jalan provinsi sepanjang 3.048,50 Km dan jalan kabupaten/kota sepanjang 33.452,90 Km,” katanya. (MI)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini