Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Tanah Longsor, Transportasi Tapaktuan-Medan Terhambat

47
Puluhan rumah terendam banjir di Aceh Selatan. (Realitasonline/Zulmas)

TAPAKTUAN – Realitasonline | Akibat hujan deras di Kab. Aceh Selatan, hingga sebagian pemukiman penduduk terendam banjir dan longsoran tanah, Minggu (24/3/2019).

Kejadian musibah banjir dan langsoran tersebut sebagaimana data sementara berhasil diimpun dari BPBD Aceh Selatan, luapan  banjir  setinggi 30-40 cm merendam  26 gampong di 4 kecamatan, sekira pukul 22. 00.

Gampong yang terendam banjir, yakni Gampong Ladang Teungoh, Krueng Kalee,  Panton Bili, Silolo,  Ladang Tuha,  Sineubok,  Paya Ateuk, Kampung Baru, Mata Ie, Pante Raja, Teupin Raja, dan Gampong Ie Mirah, Kec. Pasie Raja.

Berikutnya, Gampong Lhok Bengkuang, Lhok Bengkuang  Timur, Gunung Kerambil, Lhok Keutapang,  Batu Itam,  Panjupian, Hilir, dan Gampong Air Pinang, pada Kec. Tapaktuan.

Kemudian juga terjadi banjir, Gampong Buloh Didi, Pucuk Lembang, dan Gampong Lawe Cimanok, Kecamatan Kluet Timur.  Gampong Beutong, Kec. Kota Bahagia, Gampong Simpang, Kec. Bakongan, dan Gampong Gunung Pudung, Kec. Kluet Tengah.

Kemudian juga terjadi banjir disertai luapan lumpur hingga seperti aliran sungai menerjang pemukiman penduduk di Gampong Lhok Bengkuang Timur Kec. Tapaktuan.

Hujan deras juga menyebabkan tanah longsor di tiga  titik, yakni dua titik  di kawasan pegunungan Tapaktuan, dan di kawasan pegunungan Gunung Pudung.

Akibatnya, arus transportasi Tapaktuan-Medan terhambat. Begitu juga jalur darat di lintasan kawasan pegunungan Kluet Tengah,  tidak bisa dilalui. Namun kejadian  banjir dan tanah longsor  tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Sedangkan data sementara BPBD  Aceh Selatan tercatat 20 KK atau 50  jiwa warga Gampong Panton Bili Kec. Pasieraja, dan 50 KK warga Gampong  Air Pinang, Kec. Tapaktuan,  mengungsi ke daratan tinggi.

BPBD Aceh Selatan  telah mengerahkan petugas Satgas PB BPBD dan TRC BPBD ke lokasi kejadian bencana tersebut.

“Di lokasi kejadian, personil  TNI/Polri, RAPI, dan masyarakat turut membantu korban banjir,” kata petugas piket Pusdalops PB BPBD Aceh Selatan, Ruspiadi SE MSi dan Agusriadi SKom.

Sementara BPBD Aceh Selatan, Cut Syazalisma SSTP saat dihubungi beberapa kali melaui ponselnya, tidak aktif. (ZL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini