Tiga Oknum Guru SMKN 3 Siantar Dilaporkan Ke Polisi Terkait Asusila

24

PEMATANGSIANTAR – Realitasonline | Daulat Sihombing SH MH selaku advokat Sumut Watch resmi melaporkan ketiga oknum guru SMKN 3 Kota Pematangsiantar ke Polres Simalungun melalui suratnya No:461/SW/III/2019 tanggal 11 Maret 2019. Demikian Daulat, Rabu (13/3/2019) di Siantar.

Ketiga oknum guru yang dilaporkan berinisial DFP, EBB dan RS yang diduga telah melakukan kekerasan dan asusila terhadap sejumlah siswi di sekolah tersebut. Dalam uraiannya, Daulat menyebutkan ada beberapa korban yang mengadukan hal itu.

Di antaranya, RJS siswi sekolah itu yang disuruh membuka seluruh pakaian bagian atas hingga telanjang dada di hadapan ketiga oknum guru itu. Tindakan asusila itu terjadi setelah oknum guru memanggil korban ke ruang rumpun sekolah itu di Jl. Medan-Siantar Km 10,5 pada Senin (19/2/2018) lalu.

Korban lainnya mendapat perlakuan sama dialami RSP, siswi kelas 12 kecantikan kulit, selain disuruh membuka pakaian bagian atas, korban juga dibentak dan dijambak bersama 2 korban lainnya TH dan DS. Perbuatan itu terjadi di ruang yang sama pada Senin (30/4/2018).

Akibatnya, para korban malu, takut dan trauma setiap melihat ke-3 oknum guru itu. Korban lainnya TG yang sempat dirawat di RS karena gendang telinga rusak akibat kekerasan yang dilakukan DFP.

Kejadian itu membuat DFP membuat surat pernyataan siap menerima segala akibat dan konsekuensi dari pemukulan yang dilakukan terhadap TG. Korban lainnya R, JN dan RS. Daulat melaporkan ketiganya dengan pasal 76E dan 82 UU No.23/2002 tentang Perlindungan Anak.

Daulat mengharapkan Kapolres Simalungun melalui penyidiknya segera mengusut kasus ini dan memprioritaskan dalam penyidikan untuk segera menangkap ke-3 pelaku. Karena kasus ini juga telah dilaporkan ke Kementerian dan Disdik Sumut. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini