Mobil Tangki Terjungkal di Badan Jalan Lintasan Tapaktuan – Medan

24
Petugas Satuan Lalulintas Polres Aceh Selatan sedang melakukan pengaturan jalan tempat kejadian tergulingnya mobil tangki. (Realitasonline/Zulmas)

TAPAKTUAN – Realitasonline | Truk tangki bermuatan minyak sawit terjungkal di badan jalan negara pada lintasan Tapaktuan-Medan, mengakibatkan pagar kantor Dinas Lingkungan Hidup dan plank nama Pesantren Jabal Rahmah rusak.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono ST melalui Kasat Lantas, AKP Wiet Dasmara dihubungi, Rabu (13/3/2019) mengakui kejadian tergulingnya truk tangki ke badan jalan negara.

Kejadian itu sekitar pukul 3.50 dini hari, penyebabnya diduga kurang kehati-hatian sopir yang mengenderai mobil, hingga ban mobil tangki yang bawa minyak sawit itu jatuh ke berem jalan.

Akibat dari itu karena mobil tangki angkutannya belasan ton tersebut dan ditambah bibir badan jalan dengan berem jalan agak tinggi, maka di situ terjadi kecelakaan, karena tidak bisa mengimbangi stir mobil, apalagi kuat dugaan pengemudi mengantuk, katanya.

Hal tersebut bisa jadi, supir truk tangki nomor polisi BK 9929 CV merk HINO warna pucuk daun yang dikemudikan Mulyono Sitorus, warga Batubara Sumatera Utara yang sedang melaju dari arah Banda Aceh menuju Asahan Sumatera Utara untuk mengantarkan minyak sawit CPO, terguling.

Peristiwa ini mengakibatkan minyak yang dibawanya puluhan ton itu tumpah ke badan jalan.

Alhamdulillah, truk tangki itu sudah berhasil didirikan kembali dari terguling di badan jalan negara dibantu oleh petugas BPBD Aceh Selatan menurunkan satu unit mobil pemadam kebakaran untuk membersihkan badan jalan yang tergenang tumpahan minyak CPO.

Selain itu juga dibantu personil Polisi dan TNI dan juga masyarakat setempat agar pengguna jalan lainya tidak terjadi kecelakaan akibat jalan licin.

Menurut pantauan di tempat kejadian, petugas lalulintas tampak berperan aktif mengatur pengguna jalan yang melintas di jalan itu agar tidak terjadi kemacetan dan peristiwa sempat menjadi tontonan bagi warga khususnya pengguna jalan yang melakukan aktivitas.

Pengakuan sopir, dirinya baru saja aplus sopir di Kecamatan Samadua yang diperkirakan 8 KM dari tempat kejadian.

Ditanya kerugian ia belum bisa melakukan taksiran kerugian akibat peristiwa itu. Sebab ia sedang berkoordinasi dengan pihak perusahaan, katanya singkat.

Kasat lantas AKP Wiet Dasmara mengakui hingga siang ini mobil belum bisa berjalan dan buat sementara mobil tersebut akan diamankan di Pos Lantas Polres Jl. T Ben Makmud Tapaktuan.

Sambung Kasat, diamankan sementara karena ada terjadi kerugian negara, akibat kejadian itu merusakkan pagar perkantoran Dinas Lingkungan Hidup dan plank pesantren Jabar Rahmah Lhok Bengkuang.

“Bila ini sudah diselesaikan, mobil tersebut akan dilepas, karena mobil tangki itu jatuh sendiri dan lagi pula tidak ada merenggut korban jiwa,” papar Wiet Dasmara.

Kasat Lantas mengimbau semua sopir bila sedang dalam perjalanan terasa mengantuk, jangan paksakan menyetir, sedapat mungkit perlunya istirahat. (ZL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini