Geger! Seorang Nelayan Ditemukan Tewas Terjebak Dalam Jaring Pukat

21
Jenazah korban meninggal saat melaut dilarikan ke RSUTP Abdya. (Realitasonline/ist)

BLANGPIDIE – Realitasonline | Syafi’i (45) warga Dusun Setia Budi, Desa Ujung Tanoh, Kecamatan Setia, Aceh Barat Daya (Abdya) dikabarkan meninggal dunia saat melaut, Selasa (12/3/2019) subuh sekira pukul 05.00. 

euchik Ujung Tanoh, Darwis membenarkan kejadian itu. Katanya, korban sehari-hari  berprofesi sebagai nelayan di salah satu bagan apung. Seperti biasa, korban berangkat melaut pada Senin sore.

Berdasarkan pengakuan keluarga korban, ketika akan berangkat melaut, Syafii dalam keadaan kurang sehat. Karena dituntut kebutuhan sehari-hari juga sebagai tulang punggung keluarga, ia memutuskan untuk tetap melaut tanpa memikirkan resiko apapun.

Pada waktu itu, Syafii sedang menarik jaring pukat bersama rekannya yang berjumlah 10 orang. Dikarenakan kondisi tubuh  kurang sehat, penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh ketika menarik jaring pukat kedua kalinya. 

“Penyakit ayan korban kambuh, dia terjatuh ke dalam laut dengan posisi berada di dalam jaring sekitar pukul 05.00 subuh,” kata Darwis.

Melihat korban terjebak dalam jaring pukat, rekan korban lainnya segera memberikan pertolongan. Namun, saat ditemukan korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya, korban dilabuhkan ke TPI Susoh dan dibawa ke RSU Tengku Peukan menggunakan  ambulance untuk dilakukan visum.

“Sebelum dibawa pulang ke rumah duka, korban sempat divisum,” terangnya. Saat ini koban sudah dikebumikan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman umum desa setempat. (ZA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini