Ribuan Masyarakat Aceh Selatan Larut dalam “Rateb Siribee”

65
Abuya Syech H. Amran Waly disalami oleh seorang ulama didamping Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sasono, ST, Wabup TgkAmran maupun bejabat lainnya. (Realitasonline/Zulmas)

TAPAKTUAN – Realitasonline | Ribuan masyarakat Aceh Selatan yang menghadiri Tablikh Akbar dan disertai “Rateb Siribee”, larut dari penyebutan nama sang pencipta.

Tablikh akbar sekalugus Rateb Siribee tersebut berlangsung Minggu (10/3/2019) malam itu di halaman Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan, dipimpin langsung oleh penggagas Majelis Pengkajian Tauhit Tashawof-Indonesia, (MPTT-I) Abuya Syech H. Amran Waly Al-Qhalidy Kecamatan Labuhanhaji.

Beliau diketahui selama ini merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Darul Ikhsan Pawoh Labuhanhaji, dalam belasan tahun terakhir ini ia menggagas atau berjuang sekuat tenaga tanpa mengenal lelah demi terciptanya membentuk Majelis Pengkajian Tauhit Tasawof, namun sekarang sudah berkembang pesat se Asia Tenggara.

Kehadiaran ribuan jamaah Ratep Siribee tersebut ke pusat jantung Kabupaten Aceh Selatan, yaitu di Masjid Kota Tapaktuan, atas undangan Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, ST beserta jajarannya.

Jamaah yang mengikuti tablikh akbar tersebut bukan saja dari jamaah MPTT-I Labuhanhaji saja, namun juga hadir dari jamaah MPTT-I Aceh Barat, Nagan Raya, Abdya dan Jamaah MPTT Kecamatan Meukek serta Kecamatan Sawang Aceh Selatan.

Sebelum dimulai pengupasan pengajian Tauhit Tasawof yang disampaikan langsung oleh Abuya Syech H. Amran Waly Al-Qhalidy.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, ST dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih atas kedatangan rombong rateb siribee di bumi Kota Tapaktuan.

Kata kapolres, dengan kehadiran jamaah pada malam yang mulia ini, Allah SWT telah memberikan kesempatan untuk mengingat Nya dalam bentuk Rateb Siribee untuk bisa mengurangi dosa kita.

Sebab yang kita sebut dalam zikir tersebut adalah mengingat nama Allah. “Laillallah haillallah beribu kali”, mungkin selama ini kita hanya bisa zikir tersebut dengan sendirian hanya paling banyak 100 kali, itupun kalau ada, tambahnya Dedy Sadsono.

“Dengan zikir ini bisa mengingat dosa-dosa kita yang telah perbuat selama ini, disamping itu bisa menenangkan hati dan pikiran kita, terhindah segala bahaya,” paparnya.

Kemudian melalui berzikir akan bisa menghilangkan nafsu yang tidak baik sehingga aklak kita akan baik dan penuh kasih sayang serta kita semua hidup rukun dan damai.

Apalagi yang tidak lama lagi kita dihadang dengan pemilu, Pilpres, nggota DPR-RI, DPR, DPT, DPRA dan DPRK, semoga di Kabupaten Aceh Selatan berlangsung aman, tertib dan terkendali. Amin.

Pada waktu yang bersamaan Wakil Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran dalam arahannya tak jauh bedanya dengan arahan kapolres, diantaranya juga termasuk menyinggung pemilu tahun 2019.

Diacara tersebut selain ikut dihadiri ribuan jamaah juga ikut serta unsur Forkopimda, alim ulama, Ketua MPU dan SKPK Aceh Selatan.(ZL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Masukan komentar Anda disini
Masukan Nama Anda Disini